SYAHRA, SALMA FADELIA and Saptono, Hendro and Prananingtyas, Paramita (2025) PERLINDUNGAN HUKUM BAGI KONSUMEN TERHADAP PENGGUNAAN KALIMAT OVERCLAIM DARI KANDUNGAN SKINCARE DALAM PENGIKLANAN PRODUK SKINCARE SEBAGAI STRATEGI PEMASARAN. _182 DG 2025. Undergraduate thesis, Fakultas Hukum Universitas Diponegoro.
|
Text
Salma Fadelia Syahra - cover.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
|
|
Text
Salma Fadelia Syahra - abstrak.pdf Download (125kB) |
|
|
Text
Salma Fadelia Syahra - bab 1.pdf Restricted to Repository staff only Download (278kB) |
|
|
Text
Salma Fadelia Syahra - bab 2.pdf Restricted to Repository staff only Download (286kB) |
|
|
Text
Salma Fadelia Syahra - bab 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
|
|
Text
Salma Fadelia Syahra - bab 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (109kB) |
|
|
Text
Salma Fadelia Syahra - dapus.pdf Download (131kB) |
Abstract
Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen (UUPK) berperan penting dalam memberikan perlindungan hukum bagi konsumen dengan menjamin terpenuhinya hak-hak konsumen. Namun, banyak konsumen belum memahami haknya sehingga perlindungan tidak optimal dan berisiko merugikan konsumen.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perlindungan hukum yang diberikan kepada konsumen terkait penggunaan klaim berlebihan dalam iklan produk skincare, yang sering digunakan sebagai strategi pemasaran oleh pelaku usaha. Overclaim merupakan penyampaian informasi yang berlebihan atau tidak akurat tentang produk mengenai kandungan dan manfaat, yang dapat menyesatkan dan merugikan konsumen. Metode pendekatan yang digunakan penulis adalah yuridis normatif dengan spesifikasi penelitian berupa deskriptif analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan konsumen telah diatur secara tegas dalam berbagai regulasi, antara lain Undang-Undang Perlindungan Konsumen, Peraturan Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM), Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, serta Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Pelaku usaha yang terbukti melakukan praktik overclaim dikenakan sanksi administrasi hingga sanksi pidana sesuai ketentuan yang berlaku. Selain itu, pemerintah aktif melakukan pengawasan terhadap produk dan promosi di media sosial. Penegakan hukum yang konsisten dan peningkatan literasi konsumen serta pelaku usaha menjadi langkah penting mencegah overclaim dan menciptakan pemasaran skincare yang bertanggung jawab dan transparan.
Kata Kunci: Perlindungan Konsumen, Overclaim, Produk Skincare
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Perlindungan Konsumen, Overclaim, Produk Skincare |
| Subjects: | Law |
| Divisions: | Faculty of Law > Department of Law |
| Depositing User: | Perpus FH |
| Date Deposited: | 21 Jul 2025 01:21 |
| Last Modified: | 08 Sep 2025 07:01 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/35178 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
