Faza, Mutiara Niqa Rahma (2025) PENGEMBANGAN TAMAN KOTA AKTIF DI KOTA SURAKARTA BERDASARKAN FUNGSI SOSIAL BUDAYA. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.
|
Text
S_PTRP_MUTIARA NIQA RAHMA FAZA.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (5MB) | Request a copy |
|
|
Text
S_PTRP_MUTIARA NIQA RAHMA FAZA_COVER.pdf - Published Version Download (311kB) |
|
|
Text
S_PTRP_MUTIARA NIQA RAHMA FAZA_BAB I.pdf - Published Version Download (697kB) |
|
|
Text
S_PTRP_MUTIARA NIQA RAHMA FAZA_BAB II.pdf - Published Version Download (324kB) |
|
|
Text
S_PTRP_MUTIARA NIQA RAHMA FAZA_BAB III.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (454kB) | Request a copy |
|
|
Text
S_PTRP_MUTIARA NIQA RAHMA FAZA_BAB IV.pdf - Published Version Download (2MB) |
|
|
Text
S_PTRP_MUTIARA NIQA RAHMA FAZA_BAB V.pdf - Published Version Download (114kB) |
|
|
Text
S_PTRP_MUTIARA NIQA RAHMA FAZA_DAPUS.pdf - Published Version Download (125kB) |
|
|
Text
S_PTRP_MUTIARA NIQA RAHMA FAZA_LAMPIRAN.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Kota Surakarta merupakan kota yang memiliki kekayaan adat istiadat. Hal ini menjadikan
Kota Surakarta sebagai kota budaya, kota seniman, dan kota pariwisata yang memiliki
semboyan ”The Spirit of Java”. Pemerintah Kota Surakarta memanfaatkan taman kota aktif
sebagai wadah bersosialiasi, pengembangan dan pelestarian kesenian serta kebudayaan.
Adanya keterbatasan luas wilayah dalam penambahan taman kota aktif berdasarkan fungsi
sosial budaya, sedangkan tidak semua taman kota aktif memiliki luas yang besar dan dapat
dimanfaatkan sesuai fungsi sosial budaya. Adapun tujuan dari disusunnya tugas akhir ini
adalah untuk menentukan pengembangan pada Taman Kota Aktif di Kota Surakarta
berdasarkan fungsi sosial budaya. Metode pengumpulan data berupa data sekunder yang
meliputi kajian literatur dan permohonan data ke instansi, sedangkan untuk data primer
meliputi observasi, wawancara, kuesioner, dan dokumentasi. Kemudian untuk analisis
menggunakan analisis potensi kendala, analisis pembobotan (skoring), dan analisis SOAR.
Hasil dari analisis yang dilakukan terdapat tujuh taman sosial budaya dan empat
pengembangan berdasarkan fungsi sosial budaya. Taman Tirtonadi membutuhkan fasilitas
olahraga, fasilitas rekreasi, kesehatan, pendidikan, penyandang disabilitas, penanda(ciri
khas), dan sarana penunjang; Taman AAJI Stadion Manahan membutuhkan fasilitas
olahraga, rekreasi, kesehatan, pendidikan, penyandang disabilitas, penanda (ciri khas), dan
sarana penunjang; Taman Segitiga Kerten membutuhkan fasilitas olahraga, rekreasi,
kesehatan, pendidikan, penyandang disabilitas, penanda (ciri khas), dan sarana penunjang;
Taman Sriwedari membutuhkan fasilitas olahraga, kesehatan, pendidikan, penyandang
disabilitas, pejalan kaki, dan sarana penunjang; Taman Monumen 45 Banjarsari
membutuhkan fasilitas olahraga, rekreasi, kesehatan, pendidikan, penyandang disabilitas,
penanda (ciri khas), dan sarana penunjang; Taman Balekambang membutuhkan fasilitas
olahraga, rekreasi, kesehatan, transportasi umum, penanda (ciri khas), dan sarana penunjang;
serta Taman Hutan Stadion Manahan membutuhkan fasilitas rekreasi, kesehatan,
pendidikan, penyandang disabilitas, penanda (ciri khas), dan saran penunjang.
Kata Kunci: RTH, Taman Kota Aktif, Kota Surakarta, Sosial Budaya
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kata Kunci: RTH, Taman Kota Aktif, Kota Surakarta, Sosial Budaya |
| Subjects: | Engineering > Urban and Regional Planning |
| Divisions: | School of Vocation > Diploma in Urban and Regional Planning |
| Depositing User: | Oktavia Perpus Vokasi |
| Date Deposited: | 17 Jul 2025 02:46 |
| Last Modified: | 17 Jul 2025 02:46 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/35012 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
