FEBRIAN, ARSHYA ARYA and Prananingtyas, Paramita and Mahmudah, Siti (2025) KEDUDUKAN PERJANJIAN JUAL BELI ATAS TANAH YANG DILAKUKAN SEBELUM DEBITOR DINYATAKAN PAILIT DALAM KEPAILITAN DEBITOR (STUDI KASUS: PUTUSAN NOMOR 20/PDT.SUS-GUGATAN LAIN-LAIN/2023/PN NIAGA JKT PST JO. NOMOR : 198/PDT.SUS-PKPU/2019/PN.NIAGA.JKT.PST.). _142 DG 2025. Undergraduate thesis, Fakultas Hukum Universitas Diponegoro.
|
Text
ARSHYA ARYA FEBRIAN_cover.pdf Restricted to Repository staff only Download (587kB) |
|
|
Text
ARSHYA ARYA FEBRIAN_abstrak.pdf Download (149kB) |
|
|
Text
ARSHYA ARYA FEBRIAN_bab 1.pdf Restricted to Repository staff only Download (292kB) |
|
|
Text
ARSHYA ARYA FEBRIAN_bab 2.pdf Restricted to Repository staff only Download (318kB) |
|
|
Text
ARSHYA ARYA FEBRIAN_bab 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (390kB) |
|
|
Text
ARSHYA ARYA FEBRIAN_bab 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (158kB) |
|
|
Text
ARSHYA ARYA FEBRIAN_dapus.pdf Download (222kB) |
Abstract
Terjadinya kepailitan dalam pelaksanaan perjanjian jual beli menimbulkan permasalahan hukum, Akibat hukum dari kepailitan mengenai harta pailit adalah penyitaan umum yang diperoleh selama kepailitan. maka kepailitan bisa mengancam keberlangsungan perjanjian jual beli, termasuk dalam hal ini perjanjian jual beli atas tanah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaturan atas perjanjian jual beli atas tanah yang dilakukan dalam situasi kepailitan debitor dan kedudukan perjanjian jual beli dalam kasus putusan nomor 20/pdt.sus-gugatan lain-lain/2023/pn niaga jkt pst jo. Nomor : 198/pdt.sus-pkpu/2019/pn.niaga.jkt.pst. Peneilitian ini menggunakan pendekatan yuridis-normatif, dengan penelitian Pustaka terhadap data sekunder. Spesifikasi penelitian yang digunakan adalah deskriptif serta menggunakan metode kualitatif. Hasil penelitian yang diperoleh bahwa berdasarkan bahwa perjanjian jual beli yang diikat dengan perjanjian pengikatan jual beli tanah menurut ketentuan dalam SEMA 4 Tahun 2016 dapat dijadikan bukti peralihan hak atas tanah apabila telah ada pembayaran lunas serta adanya penguasaan dari pihak pembeli. Dalam konteks kepailitan perjanjian jual beli dapat terus dilaksanakan apabila tidak melanggar ketentuan dalam pasal 21 UUK-PKPU, pasal 36 UUK PKPU dan pasal 42 UUK-PKPU. Akibat hukum putusan Nomor 20/Pdt.Sus-Gugatan Lain-lain/2023/PN Niaga Jkt Pst Jo. Nomor : 198/Pdt.Sus-PKPU/2019/PN.Niaga.Jkt.Pst terhadap objek perjanjian jual beli atas tanah mengabulkan gugatan penggugat, bahwa penggugat meruapakan pemegang sah hak atas tanah SHGB Nomor : 67/Kuta Mekar dan SHGB Nomor : 72/Kutamekar.
Kata Kunci : Perjanjian Jual Beli, Peralihan Hak Atas Tanah, Kepailitan.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Perjanjian Jual Beli, Peralihan Hak Atas Tanah, Kepailitan |
| Subjects: | Law |
| Divisions: | Faculty of Law > Department of Law |
| Depositing User: | Perpus FH |
| Date Deposited: | 03 Jul 2025 03:25 |
| Last Modified: | 19 Sep 2025 08:24 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/34294 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
