Search for collections on Undip Repository

ANALISIS BERBAGAI FAKTOR RISIKO YANG BERPENGARUH TERHADAP KULTUR DARAH POSITIF PADA PASIEN ARTRITIS SEPTIK DI RS KARIADI (Tinjauan Klinis, Pemeriksaan Laboratorium, dan Karakteristik Bakteriologis)

Avianto, Aldi Setyo and Farhanah, Nur and Hellmi, Rakhma Yanti and Sari, Desvita (2025) ANALISIS BERBAGAI FAKTOR RISIKO YANG BERPENGARUH TERHADAP KULTUR DARAH POSITIF PADA PASIEN ARTRITIS SEPTIK DI RS KARIADI (Tinjauan Klinis, Pemeriksaan Laboratorium, dan Karakteristik Bakteriologis). Masters thesis, Universitas Diponegoro.

[thumbnail of Abstrak-Tesis] Text (Abstrak-Tesis)
Aldi Setyo Avianto-22040221310002-Tesis-Abstrak.docx

Download (21kB)

Abstract

Pendahuluan: Artritis septik adalah sebuah infeksi akut pada sendi yang dapat mengakibatkan kerusakan permanen pada sendi dan bisa berujung pada kematian jika tidak diobati dengan segera. Penting untuk melakukan diagnosis dengan cepat dan tepat guna mengurangi angka kesakitan dan kematian. Kultur darah sangat berperan dalam menemukan patogen penyebab, namun memiliki keterbatasan dalam sensitivitasnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji berbagai faktor risiko yang bersifat klinis, laboratorium, dan bakteriologis yang memengaruhi hasil kultur darah pada pasien yang mengalami artritis septik.

Metode: Penelitian ini adalah sebuah studi observasional analitik dengan desain kasus-kontrol yang dilaksanakan di RSUP Dr. Kariadi Semarang. Partisipan studi ini adalah pasien yang dirawat di rumah sakit dan didiagnosis dengan artritis septik sebanyak 53 subjek. Mencakup faktor-faktor pasien (usia, jenis kelamin, adanya komorbid, riwayat infeksi, dan penyakit sendi), parameter laboratorium (kadar CRP, nilai LED, jumlah leukosit, kadar glukosa pada cairan sinovial, kadar albumin serta kadar asam urat), serta karakteristik bakteriologis cairan sinovial terhadap kultur darah positif pasien artritis septik. Analisis dilakukan dengan menggunakan uji bivariat ( uji Chi-square, Fisher exact) dan multivariat untuk menentukan hubungan yang terdapat dalam hasil kultur darah positif.

Hasil: Dalam penelitian ini, 53 pasien inklusi (12 kasus; 41 kontrol). Laki-laki 56,6%, rerata usia 56,68 54,68 ± 12,82. Komorbid terbanyak DM (43,4%). Sebanyak 37,5% pasien memiliki hasil kultur darah positif. Dalam penelitian ini, nilai laju endap darah (LED) > 100 mm/jam merupakan satu-satunya prediktor independen yang berhubungan secara signifikan dengan kultur darah positif, dengan nilai odds ratio (OR) sebesar 6,1 (95% CI: 1,69–22,54; p < 0,006).

Simpulan: Nilai LED yang tinggi merupakan faktor risiko terjadinya kultur darah positif pada pasien dengan artritis septik di RS Kariadi.

Kata kunci: faktor risiko, artritis septik, kultur darah

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Kata kunci: faktor risiko, artritis septik, kultur darah
Subjects: Medicine
Divisions: Faculty of Medicine > Master Program of Specialist Medical
Depositing User: Upload Mandiri FK
Date Deposited: 03 Jul 2025 06:41
Last Modified: 03 Jul 2025 06:41
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/34265

Actions (login required)

View Item View Item