Isnaini, Nurul and Rofi'i, Muhamad (2025) Gambaran Intervensi Keperawatan pada Pasien dengan Pola Napas Tidak Efektif di Ruang Rawat Inap. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.
|
Text
22020119130073_Nurul Isnaini_BAB I.pdf Restricted to Registered users only Download (184kB) |
|
|
Text
22020119130073_Nurul Isnaini_BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (51kB) |
|
|
Text
22020119130073_Nurul Isnaini_BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (250kB) |
|
|
Text
22020119130073_Nurul Isnaini_BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (163kB) |
|
|
Text
22020119130073_Nurul Isnaini_BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (37kB) |
|
|
Text
22020119130073_Nurul Isnaini_BAB VI.pdf Restricted to Registered users only Download (8kB) |
|
|
Text
22020119130073_Nurul Isnaini_Daftar Pustaka.pdf Download (111kB) |
|
|
Text
22020119130073_Nurul Isnaini_Lampiran.pdf Restricted to Registered users only Download (483kB) |
|
|
Text
22020119130073_Nurul Isnaini_Halaman Awal.pdf Download (290kB) |
|
|
Text
22020119130073_Nurul Isnaini_Full Skripsi.pdf Restricted to Registered users only Download (898kB) |
Abstract
Pendahuluan: Intervensi keperawatan perlu dilakukan dengan baik untuk mengatasi pola napas tidak efektif. Standar Intervensi Keperawatan Indonesia (SIKI) memuat berbagai macam intervensi keperawatan yang dapat digunakan perawat sebagai standar dalam menyusun intervensi keperawatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi intervensi keperawatan pada pasien dengan pola napas tidak efektif di ruang rawat inap.
Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan retrospektif. Sampel dari penelitian ini berjumlah 118 pasien. Pengambilan data dilakukan dengan observasi rekam medis. Instrumen yang digunakan lembar checklist yang disusun berdasarkan SIKI.
Hasil: Intervensi utama yang dilakukan oleh perawat pada pasien dengan pola napas tidak efektif yaitu manajemen jalan napas (97.5%) dan pemantauan respirasi (98,3%). Pasien yang tidak mendapatkan intervensi tersebut merupakan pasien TB, namun perawat memberikan dukungan ventilasi. Intervensi pendukungnya yaitu pengaturan posisi (96.6%), dukungan ventilasi (83,9%), terapi oksigen (28%), pemberian analgesik (7,6%), pemberian obat intravena (3,4%), terapi relaksasi (3,4%), pemberian obat inhalasi (1,7%), dukungan kepatuhan program pengobatan (0,8%), dan reduksi ansietas (0.8%).
Kesimpulan: Perawat lebih banyak melakukan intervensi manajemen jalan napas, pemantauan respirasi, pengaturan posisi, dan dukungan ventilasi
Saran: Diharapkan rumah sakit dapat memberikan pelatihan dan menyiapkan lebih banyak alat-alat maupun obat yang terkait dengan diagnosis maupun intervensi yang dilakukan.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Pola Napas, Intervensi Utama, Intervensi Pendukung |
| Subjects: | Medicine |
| Divisions: | Faculty of Medicine > Department of Nursing |
| Depositing User: | S.Hum Bekti Iskandar |
| Date Deposited: | 24 Jun 2025 03:05 |
| Last Modified: | 25 Jun 2025 07:17 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/33456 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
