Shani, Alsha Nur Ultan and Anggorowati, Anggorowati (2025) Gambaran Tingkat Pengetahuan Tentang Kesehatan Reproduksi Pada Remaja di SMAN 11 Semarang. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.
|
Text
22020121130130_Alsha Nur Ultan Shani_Hal.Depan.pdf Download (841kB) |
|
|
Text
22020121130130_Alsha Nur Ultan Shani_BAB I.pdf Restricted to Registered users only Download (317kB) |
|
|
Text
22020121130130_Alsha Nur Ultan Shani_BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (503kB) |
|
|
Text
22020121130130_Alsha Nur Ultan Shani_BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (500kB) |
|
|
Text
22020121130130_Alsha Nur Ultan Shani_BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (329kB) |
|
|
Text
22020121130130_Alsha Nur Ultan Shani_BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (324kB) |
|
|
Text
22020121130130_Alsha Nur Ultan Shani_BAB VI.pdf Restricted to Registered users only Download (297kB) |
|
|
Text
22020121130130_Alsha Nur Ultan Shani_Daftar Pustaka.pdf Download (328kB) |
|
|
Text
22020121130130_Alsha Nur Ultan Shani_Lampiran.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) |
|
|
Text
22020121130130_Alsha Nur Ultan Shani_Skripsi Full text.pdf Restricted to Registered users only Download (3MB) |
Abstract
Pengetahuan kesehatan reproduksi krusial bagi remaja untuk mencegah masalah seperti pernikahan dini dan risiko kesehatan lainnya. Di SMAN 11 Semarang, studi pendahuluan menemukan adanya kasus pernikahan dini, serta menunjukkan siswa kurang memahami definisi dan aspek krusial kesehatan reproduksi lainnya. Penelitian ini bertujuan menggambarkan tingkat pengetahuan kesehatan reproduksi pada remaja SMAN 11 Semarang. Peneliti menggunakan desain deskriptif kuantitatif cross-sectional digunakan pada 305 siswa SMAN 11 Semarang, dipilih melalui cluster sampling. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner pengetahuan kesehatan reproduksi yang sudah diuji validitas dan reliabilitasnya, serta dianalisis secara univariat. Mayoritas remaja memiliki pengetahuan "cukup" (46,9%) atau "kurang" (45,6%), dengan hanya 7,5% berpengetahuan "baik". Pengetahuan kurang pada domain kehamilan, aborsi, dan PMS/HIV/AIDS. Pengetahuan perempuan cenderung lebih baik dari laki-laki, dan umumnya meningkat dari usia 15 ke 17 tahun, namun menurun pada usia 18 tahun. Tingkat pengetahuan kesehatan reproduksi remaja SMAN 11 Semarang sebagian besar masih dalam kategori “cukup” dan “kurang, terutama pada domain-domain proses kehamilan, aborsi, dan PMS/HIV/AIDS
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Pengetahuan, Kesehatan Reproduksi, Remaja |
| Subjects: | Medicine |
| Divisions: | Faculty of Medicine > Department of Nursing |
| Depositing User: | S.Hum Bekti Iskandar |
| Date Deposited: | 24 Jun 2025 02:17 |
| Last Modified: | 24 Jun 2025 02:17 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/33451 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
