Yosniar, Fadilah Riana Azzahra and Zubaidah, Zubaidah (2025) Hubungan Antara Berat Lahir Dengan Kejadian Ikterik Neonatus Di Ruang Bayi Risiko Tinggi RSUP Dr. Kariadi Kota Semarang : Analisis Dokumen. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.
|
Text
22020121130103-Fadilah Riana Azzahra Yosniar- Hal. Depan.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
22020121130103-Fadilah Riana Azzahra Yosniar- Bab. I.pdf Restricted to Registered users only Download (97kB) |
|
|
Text
22020121130103-Fadilah Riana Azzahra Yosniar- Bab. II.pdf Restricted to Registered users only Download (151kB) |
|
|
Text
22020121130103-Fadilah Riana Azzahra Yosniar- Bab. III.pdf Restricted to Registered users only Download (154kB) |
|
|
Text
22020121130103-Fadilah Riana Azzahra Yosniar- Bab. IV.pdf Restricted to Registered users only Download (91kB) |
|
|
Text
22020121130103-Fadilah Riana Azzahra Yosniar- Bab. V.pdf Restricted to Registered users only Download (47kB) |
|
|
Text
22020121130103-Fadilah Riana Azzahra Yosniar- Bab. VI.pdf Restricted to Registered users only Download (20kB) |
|
|
Text
22020121130103-Fadilah Riana Azzahra Yosniar- Daftar Pustaka.pdf Download (118kB) |
|
|
Text
22020121130103-Fadilah Riana Azzahra Yosniar- Lampiran.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) |
|
|
Text
22020121130103-Fadilah Riana Azzahra Yosniar.pdf Restricted to Registered users only Download (3MB) |
Abstract
Latar belakang : Ikterik neonatus merupakan salah satu masalah klinis yang sering terjadi pada bayi baru lahir dan berpotensi menimbulkan komplikasi serius jika tidak ditangani secara dini. Salah satu faktor risiko utama yang diduga berkaitan dengan kejadian ikterik adalah berat lahir, khususnya pada bayi dengan berat lahir rendah (BBLR). Penelitian ini menjabarkan klasifikasi rinci dari berat lahir rendah yaitu BBLR, BBLSR, dan BBLER. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara berat lahir dengan kejadian ikterik neonatus di ruang bayi risiko tinggi. Metode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif korelatif dengan pendekatan kuantitatif dan metode studi dokumentasi yang belum banyak digunakan. Sampel berjumlah 209 neonatus yang dipilih menggunakan teknik proportional random sampling dari data rekam medis tiga tahun terakhir. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-square. Hasil: Sebagian besar neonatus (63,6%) mengalami ikterik. Terdapat hubungan yang signifikan antara berat lahir dan kejadian ikterik neonatus (p = 0,001). Bayi dengan berat lahir sangat rendah (93,4%) dan ekstrim rendah (100%) memiliki proporsi kejadian ikterik lebih tinggi dibanding bayi dengan berat lahir normal (21,7%). Kesimpulan dan Rekomendasi: Berat lahir memiliki hubungan yang bermakna dengan kejadian ikterik neonatus. Semakin rendah berat lahir, semakin tinggi risiko neonatus mengalami ikterik. Penting bagi tenaga kesehatan untuk meningkatkan pemantauan bilirubin terutama pada bayi dengan BBLR.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | berat lahir, ikterik neonatus, bilirubin, neonatus, ruang bayi risiko tinggi |
| Subjects: | Medicine |
| Divisions: | Faculty of Medicine > Department of Nursing |
| Depositing User: | S.Hum Bekti Iskandar |
| Date Deposited: | 19 Jun 2025 08:17 |
| Last Modified: | 19 Jun 2025 08:18 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/33207 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
