Kinasih, Lintang and Widyastuti, Rita Hadi (2025) Gambaran Makna Hidup pada Lansia dengan Hipertensi di Puskesmas Padangsari. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.
|
Text
22020121120032_Lintang Kinasih_Halaman Depan-Abstrak.pdf Download (496kB) |
|
|
Text
22020121120032_Lintang Kinasih_BAB I.pdf Restricted to Registered users only Download (203kB) |
|
|
Text
22020121120032_Lintang Kinasih_BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (407kB) |
|
|
Text
22020121120032_Lintang Kinasih_BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (391kB) |
|
|
Text
22020121120032_Lintang Kinasih_BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (206kB) |
|
|
Text
22020121120032_Lintang Kinasih_BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (178kB) |
|
|
Text
22020121120032_Lintang Kinasih_BAB VI.pdf Restricted to Registered users only Download (133kB) |
|
|
Text
22020121120032_Lintang Kinasih_DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (158kB) |
|
|
Text
22020121120032_Lintang Kinasih_LAMPIRAN.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Text
22020121120032_Lintang Kinasih_Skripsi.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) |
Abstract
Pendahuluan: Lanjut usia atau Lansia adalah seseorang yang berusia 60 tahun atau lebih. Lansia mengalami berbagai perubahan termasuk penurunan kesehatan hingga mengalami penyakit kronis. Penyakit kronis tertinggi pada lansia yaitu hipertensi. Hipertensi sebagai salah satu penyakit kronis berdampak pada makna hidup. Lansia dengan penyakit kronis dapat memperoleh makna positif dalam hidup melalui dukungan keluarga. Metode: Deskriptif kuantitatif. Hasil Penelitian: Hasil penelitian ini yaitu, Mayoritas lansia dengan hipertensi tergolong dalam usia Elderly (60-71 tahun) yaitu sebesar 86,7%. Mayoritas lansia dengan hipertensi berjenis kelamin perempuan yaitu sebesar 74,7%. Mayoritas lansia dengan hipertensi memiliki status perkawinan menikah yaitu sebesar 64%. Mayoritas lansia dengan hipertensi memiliki pendidikan SMA yaitu sebesar 51,3%. Mayoritas lansia dengan hipertensi tanpa penyakit penyerta atau komorbid yaitu sebesar 54,7%. Mayoritas lansia memiliki hipertensi Stage 1 sebesar 48,7%. Mayoritas lansia dengan hipertensi berada dalam kategori memiliki makna hidup tetapi tidak mengeksplorasi makna hidup yaitu sebesar 44%. Mayoritas lansia dengan hipertensi berada dalam kategori memiliki makna hidup yaitu sebesar 64,7%. Mayoritas lansia dengan hipertensi berada dalam kategori pencarian tidak aktif makna hidup yaitu sebesar 77,3%. Kesimpulan: Oleh karena itu, lansia disarankan lebih aktif mengeksplorasi makna hidup. Bagi keluarga memiliki peran dalam mendukung lansia. Bagi profesi keperawatan menggunakan temuan ini sebagai dasar intervensi seperti logoterapi dan konseling.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Makna hidup, Lansia, Hipertensi |
| Subjects: | Medicine |
| Divisions: | Faculty of Medicine > Department of Nursing |
| Depositing User: | S.Hum Bekti Iskandar |
| Date Deposited: | 18 Jun 2025 08:36 |
| Last Modified: | 18 Jun 2025 08:36 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/33150 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
