Indhani, Dinar Ayu and Zubaidah, Zubaidah (2025) Gambaran Karakteristik Ibu dan Bayi Baru Lahir dengan Asfiksia di Ruang Perawatan Bayi Risiko Tinggi di RSUP Dr. Kariadi Semarang. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.
|
Text
22020121120005_Dinar Ayu Indhani_Hal. Depan.pdf Download (833kB) |
|
|
Text
22020121120005_Dinar Ayu Indhani_BAB. I.pdf Restricted to Registered users only Download (144kB) |
|
|
Text
22020121120005_Dinar Ayu Indhani_BAB. II.pdf Restricted to Registered users only Download (186kB) |
|
|
Text
22020121120005_Dinar Ayu Indhani_BAB. III.pdf Restricted to Registered users only Download (291kB) |
|
|
Text
22020121120005_Dinar Ayu Indhani_BAB. IV.pdf Restricted to Registered users only Download (146kB) |
|
|
Text
22020121120005_Dinar Ayu Indhani_BAB. V.pdf Restricted to Registered users only Download (248kB) |
|
|
Text
22020121120005_Dinar Ayu Indhani_BAB. VI.pdf Restricted to Registered users only Download (125kB) |
|
|
Text
22020121120005_Dinar Ayu Indhani_Daftar Pustaka.pdf Download (148kB) |
|
|
Text
22020121120005_Dinar Ayu Indhani_Lampiran.pdf Restricted to Registered users only Download (4MB) |
|
|
Text
22020121120005_Dinar Ayu Indhani_Lengkap.pdf Restricted to Registered users only Download (6MB) |
Abstract
Asfiksia neonatorum adalah kondisi bayi mengalami gangguan pernafasan secara mendadak dan berkelanjutan setelah dilahirkan. Asfiksia neonatorum menjadi salah satu penyebab utama kematian neonatal di Indonesia. Beberapa keadaan pada ibu dapat menjadi faktor risiko terjadinya asfiksia pada bayi baru lahir, diantaranya usia ibu, paritas, kejadian KPD, BBLR, jenis persalinan dan usia gestasi. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi karakteristik ibu dan bayi baru lahir dengan asfiksia di ruang perawatan bayi risiko tinggi RSUP Dr. Kariadi. Metode penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan desain deskriptif, data yang digunakan berupa data sekunder dari rekam medis dengan populasi seluruh bayi yang mengalami asfiksia. Sampel sebanyak 132 bayi yang diambil menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar bayi mengalami asfiksia kategori ringan-sedang berdasarkan skor APGAR menit pertama sejumlah 65,2%, 50,8% bayi berjenis kelamin laki-laki, 80,3% bayi dilahirkan oleh ibu dengan usia tidak berisiko (20–35 tahun), 37,6% bayi dilahirkan dari Ibu dengan paritas satu, 63,8%% bayi lahir melalui persalinan dengan tindakan (abnormal) SCTP, 40,2% bayi lahir dengan usia gestasi preterm, 36,4% BBLR, dan 54, 5% ibu tidak mengalami ketuban pecah dini (KPD). Berdasarkan tiap karakteristik ibu dan bayi ditemukan mayoritas tingkat asfiksia bayi dalam kategori ringan-sedang. Hasil ini menunjukkan pentingnya deteksi dini terhadap faktor risiko asfiksia untuk mencegah komplikasi lebih lanjut.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Asfiksia neonatorum, bayi baru lahir, paritas, KPD, BBLR, prematuritas |
| Subjects: | Medicine |
| Divisions: | Faculty of Medicine > Department of Nursing |
| Depositing User: | S.Hum Bekti Iskandar |
| Date Deposited: | 17 Jun 2025 02:17 |
| Last Modified: | 17 Jun 2025 02:17 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/33037 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
