Cahyani, Ayu Pita Tri and Zubaidah, Zubaidah (2025) Hubungan Usia Gestasi dengan Masalah Keperawatan Ikterik Neonatus pada Neonatus yang dirawat di Ruang Bayi Risiko Tinggi RSUP Dr. Kariadi Kota Semarang. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.
|
Text
22020121120030-Ayu Pita Tri Cahyani-Halaman Depan.pdf Download (607kB) |
|
|
Text
22020121120030-Ayu Pita Tri Cahyani-Bab I.pdf Restricted to Registered users only Download (325kB) |
|
|
Text
22020121120030-Ayu Pita Tri Cahyani-Bab II.pdf Restricted to Registered users only Download (501kB) |
|
|
Text
22020121120030-Ayu Pita Tri Cahyani-Bab III.pdf Restricted to Registered users only Download (690kB) |
|
|
Text
22020121120030-Ayu Pita Tri Cahyani-Bab IV.pdf Restricted to Registered users only Download (409kB) |
|
|
Text
22020121120030-Ayu Pita Tri Cahyani-Bab V.pdf Restricted to Registered users only Download (432kB) |
|
|
Text
22020121120030-Ayu Pita Tri Cahyani-Bab VI.pdf Restricted to Registered users only Download (303kB) |
|
|
Text
22020121120030-Ayu Pita Tri Cahyani-Daftar Pustaka.pdf Download (324kB) |
|
|
Text
22020121120030-Ayu Pita Tri Cahyani-Lampiran.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) |
|
|
Text
22020121120030-Ayu Pita Tri Cahyani-Skripsi Lengkap.pdf Restricted to Registered users only Download (3MB) |
Abstract
Neonatus merupakan kelompok usia yang sangat rentan terhadap berbagai gangguan kesehatan, salah satunya adalah ikterik neonatus yang disebabkan oleh peningkatan kadar bilirubin tak terkonjugasi. Masalah ini dapat menimbulkan dampak serius seperti kernikterus jika tidak ditangani dengan tepat. Salah satu faktor risiko utama yang berkontribusi terhadap terjadinya ikterik neonatus adalah usia gestasi. Namun, hasil penelitian terdahulu mengenai hubungan usia gestasi dengan kejadian ikterik neonatus masih menunjukkan hasil yang belum konsisten, sehingga diperlukan penelitian lebih lanjut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara usia gestasi dengan masalah keperawatan ikterik neonatus pada neonatus yang dirawat di ruang bayi risiko tinggi RSUP Dr. Kariadi Semarang. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain deskriptif korelasi. Sampel berjumlah 209 neonatus yang diambil menggunakan teknik consecutive sampling. Data dikumpulkan melalui studi dokumentasi dari rekam medis dan dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa sebagian besar neonatus lahir dengan usia gestasi 32 sampai kurang dari 37 minggu (50,7%) dan mengalami masalah keperawatan ikterik neonatus (63,6%). Hasil analisis hubungan menggunakan uji Chi-Square menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara usia gestasi dengan masalah keperawatan ikterik neonatus (p-value 0,000 < 0,05). Neonatus dengan usia gestasi preterm memiliki risiko lebih tinggi mengalami masalah keperawatan ikterik neonatus dibandingkan dengan neonatus aterm. Pentingnya pemantauan intensif dan pemberian intervensi yang tepat terhadap neonatus dengan usia gestasi preterm guna mencegah dampak ikterik yang lebih lanjut.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | usia gestasi, masalah keperawatan, ikterik neonatus |
| Subjects: | Medicine |
| Divisions: | Faculty of Medicine > Department of Nursing |
| Depositing User: | S.Hum Bekti Iskandar |
| Date Deposited: | 16 Jun 2025 08:39 |
| Last Modified: | 16 Jun 2025 08:39 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/33021 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
