Search for collections on Undip Repository

PENGARUH IGF-1 (Insulin-Like Growth Factor-1) PADA PAKAN BUATAN TERHADAP PERTUMBUHAN BENIH IKAN GABUS (Channa striata) (25da54)

WILDAN, R. MUHAMMAD (2025) PENGARUH IGF-1 (Insulin-Like Growth Factor-1) PADA PAKAN BUATAN TERHADAP PERTUMBUHAN BENIH IKAN GABUS (Channa striata) (25da54). Undergraduate thesis, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.

[thumbnail of R. MUHAMMAD WILDAN 25da54.pdf] Text
R. MUHAMMAD WILDAN 25da54.pdf

Download (855kB)

Abstract

Pertumbuhan dan kelulushidupan adalah faktor penting dalam usaha
budidaya ikan. Insulin-like growth factor-1 adalah mediator untuk rangsangan dari
hormon pertumbuhan. Hormon pertumbuhan merangsang produksi IGF-1 di
hati, yang berperan penting dalam mengatur beberapa proses fisiologi seperti
pertumbuhan, metabolisme, perkembangan, reproduksi, dan osmoregulasi. Tujuan
penelitian ini adalah untuk mengkaji pengaruh dan menemukan dosis hormon IGF
1 terbaik untuk pertumbuhan ikan gabus.
Desain penelitian ini adalah rancangan acak lengkap 4 perlakuan dengan 3
pengulangan, yakni perlakuan A (pakan buatan ditambahkan IGF-1 0 ml/kg pakan),
perlakuan B (pakan ditambahkan IGF-1 5 ml/kg pakan), perlakuan C (pakan
ditambahkan IGF-1 10 ml/kg pakan), dan perlakuan D (pakan ditambahkan IGF-1
15 ml/kg pakan). Ikan uji yang digunakan adalah benih ikan gabus (Channa striata)
dengan bobot rerata 3,93±0,07g dan padat tebar 100 ekor/m3 atau 25 ekor/akuarium
ukuran (40x25x30)3 cm. Pemeliharaan dilakukan selama 21 hari. Data yang diambil
meliputi total konsumsi pakan (TKP), rasio konversi pakan (FCR), efisiensi
pemanfaatan pakan (EPP), pertumbuhan bobot mutlak (W), laju pertumbuhan
spesifik (SGR), kelulushidupan (SR), dan kualitas air. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa pakan buatan yang ditambahkan IGF-1 berpengaruh nyata
(P<0,05) terhadap TKP, FCR, EPP, W, dan SGR. Namun tidak berpengaruh nyata
terhadap SR. Berdasarkan hasil tersebut perlakuan D menghasilkan data terbaik
antar perlakuan TKP, FCR, EPP, W, SGR dan SR secara berurutan sebesar 86,09g;
1,12; 83,36%; 71,77g; 3,42%BB/hari; dan 85,33%. Kualitas air pada media
pemeliharaan berada pada kisaran yang sesuai untuk budidaya ikan gabus yaitu
suhu 26,1-28,1°C, oksigen terlarut 4,1 – 7,1 mg/L, pH 6,0 – 7,5. Kesimpulan pada
penelitian ini adalah benih ikan gabus yang diberi pakan buatan dengan
ditambahkan IGF-1 memiliki nilai yang relatif lebih tinggi dibandingkan diberi
pakan buatan tanpa ditambahkan IGF-1. Perlakuan 15 ml/kg pakan menunjukkan
performa pertumbuhan terbaik dengan nilai pertumbuhan bobot mutlak sebesar
71,77±1,61 g.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: hormon, IGF-1, ikan gabus, kelulushidupan, pertumbuhan
Subjects: Fisheries And Marine Sciences
Divisions: Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Aquaculture
Depositing User: pancasila wati
Date Deposited: 26 May 2025 06:32
Last Modified: 26 May 2025 06:32
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/32503

Actions (login required)

View Item View Item