Search for collections on Undip Repository

ANALISIS TINGKAT PEMANFAATAN SUMBER DAYA RAJUNGAN (Portunus pelagicus) DI PERAIRAN KABUPATEN REMBANG (25dpt42)

WARDHANI, AYU RETNO (2025) ANALISIS TINGKAT PEMANFAATAN SUMBER DAYA RAJUNGAN (Portunus pelagicus) DI PERAIRAN KABUPATEN REMBANG (25dpt42). Undergraduate thesis, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.

[thumbnail of AYU RETNO WARDHANI 25dpt42_compressed.pdf] Text
AYU RETNO WARDHANI 25dpt42_compressed.pdf

Download (421kB)

Abstract

Potensi perikanan di Kabupaten Rembang sangat melimpah, terutama di
sektor perikanan tangkap. Rajungan merupakan salah satu komoditas crustacea
yang memiliki nilai ekonomis sangat tinggi, serta banyak diminati baik diluar
negeri maupun dalam negeri. Kondisi ini dapat menurunkan stok rajungan di alam.
Penelitian ini bertujuan menganalisa aspek pertumbuhan (struktur ukuran,
hubungan panjang berat, parameter pertumbuhan, laju mortalitas, dan pola
rekruitmen) rajungan dan menganalisa Catch per Unit Effort (CPUE), Maximum
Sustainable Yield (MSY), tingkat pengupayaan dan tingkat pemanfaatan sumber
daya rajungan di Perairan Kabupaten Rembang. Desa Kabongan Lor, Rembang
Kabupaten, Jawa Tengah, merupakan salah satu fishing base yang memiliki hasil
tangkapan rajungan. Metode yang digunakan adalah metode surplus produksi dan
analisis Von Bertalanffy (1980) dan penggunaan software FISAT II. Total sampel
rajungan yang digunakan selama penelitian adalah 1.000 ekor. Hasil dari penelitian
menunjukkan bahwa interval lebar karapas rajungan jantan dan betina berkisar dari
11,0-12,1 cm dengan ukuran pertama kali tertangkap (CWc) 11,39 cm dan berat
berkisar antara 56,9-78,4 gram. Persamaan antara berat dan lebar karapas rajungan
didapatkan nilai W= 0,159CW2,6037. Rajungan menunjukkan pola pertumbuhan
allometrik negatif. Perbandingan nisbah kelamin rajungan 1:1,2, lebih dominan
rajungan betina. Laju pertumbuhan rajungan di Perairan Kabupaten Rembang
diperoleh berupa nilai lebar asimtotik (CW∞) 18,5cm dengan pertumbuhan
koefisien (K) 1,1/tahun. Persamaan pertumbuhan Von Bertalanffy rajungan adalah
CWt = 18,5(1-exp-1,1(t+0,164)). Laju mortalitas penangkapan (F) sebesar 3,91 lebih
besar daripada nilai mortalitas alami (M) 2,1. Laju eksploitasi (E) 0,76 yang
mengindikasi bahwa rajungan di Perairan Kabupaten Rembang telah mengalami
eksploitasi berlebihan (over exploited). Pola rekruitmen maksimal rajungan terjadi
pada bulan Juli. Produksi lestari berkelanjutan rajungan diperoleh sebesar
246.944.802 kg/tahun dengan upaya penangkapan optimum 33.101 trip. Tingkat
pemanfaatan dan pengupayaan rajungan di perairan Kabupaten Rembang telah
melebihi ambang batas TAC (Total Allow Catch), sehingga dikategorikan sebagai
over fishing. Maka diperlukan pengelolaan perikanan berkelanjutan untuk menjaga
kelestarian rajungan.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Aspek Biologis, Eksploitasi, Lebar Berat, Potensi Berkelanjutan.
Subjects: Fisheries And Marine Sciences
Divisions: Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Capture Fisheries
Depositing User: pancasila wati
Date Deposited: 26 May 2025 03:30
Last Modified: 26 May 2025 03:30
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/32478

Actions (login required)

View Item View Item