Search for collections on Undip Repository

PENGARUH PEMBERIAN VITAMIN B1 (TIAMIN) PADA TAHAP AKLIMATISASI METODE KULTUR JARINGAN TERHADAP KUALITAS INDUKAN Kappaphycus alvarezii (25da37)

MASFAT, RASHAKI YUMEINA (2025) PENGARUH PEMBERIAN VITAMIN B1 (TIAMIN) PADA TAHAP AKLIMATISASI METODE KULTUR JARINGAN TERHADAP KUALITAS INDUKAN Kappaphycus alvarezii (25da37). Undergraduate thesis, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.

[thumbnail of Rashaki Yumeina Masfat 25da37.pdf] Text
Rashaki Yumeina Masfat 25da37.pdf

Download (1MB)

Abstract

Bibit Kappaphycus alvarezii yang berkualitas umumnya didapatkan dari
proses kultur jaringan. Namun, tantangan utama dalam kultur jaringan adalah fase
aklimatisasi, di mana bibit hasil kultur jaringan harus mampu beradaptasi dengan
lingkungan eksternal yang lebih fluktuatif. Tiamin merupakan vitamin yang
berperan penting dalam metabolisme karbohidrat dan produksi energi. Beberapa
penelitian menunjukkan bahwa pemberian tiamin dapat meningkatkan
pertumbuhan dan kelangsungan hidup tanaman pada tahap aklimatisasi. Penelitian
ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian vitamin B1 (tiamin) pada
tahap aklimatisasi metode kultur jaringan terhadap kualitas indukan K. alvarezii.
Penelitian dilakukan di Balai Besar Perikanan Budidaya Air Payau (BBPBAP)
Jepara dari September hingga Desember 2024. Metode yang digunakan adalah
eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari lima
perlakuan: T1 (1 ml/L tiamin), T2 (2 ml/L tiamin), T3 (3 ml/L tiamin), T4 (4 ml/L
tiamin), dan T5 (tanpa tiamin), masing-masing dengan tiga ulangan. Parameter yang
diamati meliputi morfologi (warna dan tekstur), penambahan cabang, pertumbuhan
rumput laut, dan kualitas air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian
tiamin berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan dan kualitas K. alvarezii.
Dosis tiamin 3 ml/L (T3) menghasilkan pertumbuhan terbaik dengan peningkatan
bobot rata-rata 1,8 g dengan penambahan cabang sebanyak 21 cabang. Selain itu,
kondisi fisiologis yang sehat ditunjukkan dengan warna coklat tua dan tekstur padat
kenyal. Perlakuan T3 diikuti oleh T2, T1, T4, dan T5 di mana menunjukkan
peningkatan pertumbuhan yang lebih terbatas dan hasil lebih rendah dalam semua
parameter yang diamati. Penelitian ini merekomendasikan penggunaan tiamin 3
ml/L sebagai penambah nutrisi penting dalam proses aklimatisasi K. alvarezii hasil
kultur jaringan.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Aklimatisasi, Kappaphycus alvarezii, kultur jaringan, pertumbuhan rumput laut, tiamin
Subjects: Fisheries And Marine Sciences
Divisions: Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Aquaculture
Depositing User: pancasila wati
Date Deposited: 26 May 2025 03:00
Last Modified: 26 May 2025 03:00
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/32473

Actions (login required)

View Item View Item