SAFITRI, BALQIS (2025) INDEKS KESEHATAN MANGROVE DI KAWASAN EKOWISATA MANGROVE JEMBATAN API-API, KULON PROGO, YOGYAKARTA (25dik36). Undergraduate thesis, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.
|
Text
Balqis Safitri 25dik36_compressed.pdf Download (433kB) |
Abstract
Mangrove merupakan jenis tumbuhan yang hidup di perairan payau dan
mampu beradaptasi dengan kondisi lingkungan. Kawasan Mangrove Jembatan Api
Api (MJAA), Kulon Progo, Yogyakarta merupakan salah satu ekosistem mangrove
yang terletak pada pertemuan antara muara Sungai Bogowonto dan Laut Selatan.
Mangrove mempunyai nilai ekologi dan ekonomi yang tinggi, namun jika tidak
dikelola dengan baik maka akan mudah rusak. Di kawasan MJAA terdapat tambak
udang di sepanjang tepi sungai. Dampak dari adanya tambak udang juga
mempengaruhi tingkat kesehatan mangrove. Aktivitas wisata dan keberadaan
tambak udang diduga dapat mempengaruhi kesehatan mangrove. Rusaknya
ekosistem mangrove dapat mempengaruhi kualitas ekosistem pesisir, berdampak
negatif terhadap lingkungan dan masyarakat di sekitar ekosistem tersebut. Hal ini
dapat diatasi dengan melakukan penilaian kondisi kesehatan mangrove. Indeks
Kesehatan Mangrove (MHI) merupakan suatu formula yang menunjukkan kualitas
kesehatan ekosistem mangrove pada suatu kawasan. Penelitian ini dilakukan
sebagai bagian dari upaya pengumpulan data kondisi informasi mengenai kondisi
mangrove. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai indeks kesehatan
mangrove di kawasan ekowisata Mangrove Jembatan Api-Api, Kulon Progo. Waktu
dan tempat pelaksanaan penelitian ini pada bulan April 2024 yang berlokasi di Desa
Jangkaran, Kecamatan Temon, Kulon Progo, Yogyakarta. Metode penelitian ini
menggunakan metode deskriptif dan penentuan titik lokasi sampling dilakukan
dengan metode purposive sampling. Parameter yang diamati, meliputi: kerapatan
pancang mangrove, tutupan kanopi mangrove, dan ukuran diameter batang
mangrove. Pengamatan terdiri dari 3 stasiun dan ditemukan 4 jenis mangrove, yaitu:
Avicennia marina, Rhizophora mucronata, Acanthus ilicifolius, dan Nypa fruticans.
Mangrove yang mendominasi kawasan ini adalah spesies Avicennia marina dan
Rhizophora mucronata. Hal ini diduga karena jenis mangrove tersebut memiliki
kemampuan adaptasi hidup tinggi. Nilai Indeks Kesehatan Mangrove yang
diperoleh termasuk dalam kategori sedang dengan rata-rata nilai MHI sebesar
55,58%, nilai MHI tertinggi terdapat pada stasiun 3 dengan nilai MHI sebesar
58,00%. Hasil ini menunjukkan bahwa mangrove di kawasan MJAA dalam kondisi
sehat dan didukung oleh parameter perairan serta kondisi substrat mangrove yang
baik dan sesuai. Perhitungan ini menghasilkan kategori tingkat kesehatan mangrove
yang dapat dijadikan sebagai pertimbangan dalam penetapan langkah pengelolaan
kawasan mangrove. Pengelolaan diperlukan untuk menjaga kondisi agar kawasan
mangrove di Mangrove Jembatan Api-Api tetap dalam kondisi baik.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | diameter rata-rata batang, indeks kesehatan mangrove, kerapatan anakan, Mangrove Jembatan Api-Api, tutupan kanopi |
| Subjects: | Fisheries And Marine Sciences |
| Divisions: | Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Marine Science |
| Depositing User: | pancasila wati |
| Date Deposited: | 26 May 2025 02:56 |
| Last Modified: | 26 May 2025 02:56 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/32470 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
