Stefani, Rima (2025) Gambaran Kesejahteraan Spiritual Lansia di Wisma Lansia Swasta. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.
|
Text
1. Halaman Depan.pdf Download (386kB) |
|
|
Text
2. Bab 1.pdf Restricted to Repository staff only Download (132kB) |
|
|
Text
3. Bab 2.pdf Restricted to Repository staff only Download (226kB) |
|
|
Text
4. Bab 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (121kB) |
|
|
Text
5. Bab 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (166kB) |
|
|
Text
6. Bab 5.pdf Restricted to Repository staff only Download (117kB) |
|
|
Text
7. Bab 6.pdf Restricted to Repository staff only Download (37kB) |
|
|
Text
8. Daftar Pustaka.pdf Download (141kB) |
|
|
Text
9. Lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
|
|
Text
10. Full.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Kesejahteraan spiritual merupakan cara lansia untuk berhubungan dengan entitas yang lebih tinggi dan memandang kehidupan. Kesejahteraan spiritual lansia di wisma memiliki kondisi yang beragam (rendah-tinggi) bergantung pada kehidupan dan lingkungan wisma lansia berada. Penelitian mengenai kesejahteraan spiritual lansia banyak dilakukan di luar negeri dan jarang dilakukan di Indonesia. Penelitian yang dilakukan di Indonesia adalah penelitian kualitatif dan lebih banyak pada pasien dengan penyakit kronis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kesejahteraan spiritual lansia di wisma lansia swasta. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Teknik sampling yang digunakan adalah total sampling dengan jumlah sampel 65 lansia. Instrumen yang digunakan adalah Spiritual Well Being Scale (SWBS) versi bahasa Indonesia. Hasil penelitian ini menunjukkan sebagian besar lansia tergolong old age (75-90 tahun), berstatus single (belum/tidak/pernah menikah), tingkat pendidikan SMA, dan kehadiran kegamaan sekali seminggu atau lebih sering. Penelitian ini mendapatkan hasil bahwa lansia memiliki kesejahteraan spiritual sedang. Secara keseluruhan lansia memiliki persentase positif pada setiap aspek jawaban. Kondisi kesejahteraan spiritual lansia ini mendukung lansia untuk memiliki resiliensi yang baik. Namun, terdapat beberapa lansia yang memiliki jawaban negatif seperti merasa tidak mendapatkan kekuatan dari Tuhan (13,8%) dan masa depan tidak menentu (36,9%). Wisma lansia disarankan untuk dapat melakukan terapi untuk mendukung tercapainya tingkat kesejahteraan spiritual yang lebih baik seperti logoterapi.
Kata kunci: lansia, kesejahteraan spiritual, wisma lansia.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Medicine |
| Divisions: | Faculty of Medicine > Department of Nursing |
| Depositing User: | Keperawatan Undip |
| Date Deposited: | 23 May 2025 07:58 |
| Last Modified: | 23 May 2025 07:58 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/32455 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
