Aulia, Nia Fadia (2025) Hubungan Makna Hidup dengan Tingkat Kecemasan akan Kematian pada Lansia di Rumah Pelayanan Sosial. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.
|
Text
Nia Fadia Aulia_22020121120049_HALAMAN DEPAN.pdf Download (434kB) |
|
|
Text
Nia Fadia Aulia_22020121120049_BAB I.pdf Restricted to Repository staff only Download (214kB) |
|
|
Text
Nia Fadia Aulia_22020121120049_BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (234kB) |
|
|
Text
Nia Fadia Aulia_22020121120049_BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (290kB) |
|
|
Text
Nia Fadia Aulia_22020121120049_BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (264kB) |
|
|
Text
Nia Fadia Aulia_22020121120049_BAB V.pdf Restricted to Repository staff only Download (228kB) |
|
|
Text
Nia Fadia Aulia_22020121120049_BAB VI.pdf Restricted to Repository staff only Download (144kB) |
|
|
Text
Nia Fadia Aulia_22020121120049_DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (134kB) |
|
|
Text
Nia Fadia Aulia_22020121120049_LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Kecemasan akan kematian menjadi salah satu masalah kesehatan jiwa yang signifikan pada Lansia saat ini. Makna hidup diprediksi dapat mempengaruhi kecemasan akan kematian karena memberikan pandangan kepada Lansia untuk melihat kematian secara objektif. Penelitian yang ada di Indonesia saat ini terbatas pada penelitian kualitatif atau menggunakan sampel terbatas sehingga kurang representatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan makna hidup dengan tingkat kecemasan akan kematian pada Lansia di rumah pelayanan sosial. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan desain korelasional dan pendekatan cross-sectional. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan total sampling dengan jumlah 48 responden yang memenuhi kriteria inklusi, yaitu Lansia yang mampu berkomunikasi secara verbal, kooperatif dan bersedia menjadi responden, serta kriteria eksklusi, yaitu Lansia yang mengalami gangguan psikotik atau menyatakan berhenti menjadi responden. Pengambilan data menggunakan kuesioner Meaning of Life Questionnaire (MLQ) dan Death Anxiety Scale (DAS). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 52,08% Lansia memiliki hidup yang bermakna dan 54,17% Lansia mengalami kecemasan akan kematian sedang. Analisis data menggunakan korelasi spearman rank menunjukkan tidak ada hubungan makna hidup dengan tingkat kecemasan akan kematian pada Lansia di rumah pelayanan sosial (0,463 > α=0,05). Berdasarkan hasil penelitian ini, institusi rumah pelayanan sosial disarankan mengembangkan program berbasis pendekatan biopsikososial-spiritual guna membantu Lansia mengelola kecemasan akan kematian yang lebih efektif.
Kata Kunci: Kecemasan akan Kematian; Lansia; Makna Hidup; Rumah Pelayanan Sosial
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Medicine |
| Divisions: | Faculty of Medicine > Department of Nursing |
| Depositing User: | Keperawatan Undip |
| Date Deposited: | 23 May 2025 07:28 |
| Last Modified: | 23 May 2025 07:28 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/32450 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
