Putri, Dian Selia and Dewi, Nur Setiawati (2025) Hubungan Antara Stres Akademik dengan Kecenderungan Self-Harm pada Remaja Muslim. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.
|
Text
22020121130056_Dian Selia Putri_Hal. Depan.pdf Download (360kB) |
|
|
Text
22020121130056_Dian Selia Putri_bab. I.pdf Restricted to Registered users only Download (141kB) |
|
|
Text
22020121130056_Dian Selia Putri_bab. II.pdf Restricted to Registered users only Download (166kB) |
|
|
Text
22020121130056_Dian Selia Putri_bab. III.pdf Restricted to Registered users only Download (232kB) |
|
|
Text
22020121130056_Dian Selia Putri_bab. IV.pdf Restricted to Registered users only Download (156kB) |
|
|
Text
22020121130056_Dian Selia Putri_bab. V.pdf Restricted to Registered users only Download (163kB) |
|
|
Text
22020121130056_Dian Selia Putri_bab. IV.pdf Restricted to Registered users only Download (156kB) |
|
|
Text
22020121130056_Dian Selia Putri_Daftar Pustaka.pdf Download (143kB) |
|
|
Text
22020121130056_Dian Selia Putri_Lampiran.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Text
22020121130056_Dian Selia Putri_Full Skripsi.pdf Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
Abstract
Fenomena self-harm semakin banyak ditemukan di kalangan remaja, termasuk remaja Muslim. Salah satu faktor yang diduga berkontribusi terhadap perilaku ini adalah stres akademik. Tekanan dalam lingkungan pendidikan yang kompetitif dapat memicu stres akademik, yang apabila tidak dikelola dengan baik dapat berkembang menjadi gangguan emosional dan perilaku menyimpang seperti self-harm. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara stres akademik dengan kecenderungan self-harm pada remaja Muslim. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif non-eksperimental dengan desain deskriptif korelatif dan metode cross-sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh siswa Muslim kelas 10–12 di Madrasah Aliyah X yang memenuhi kriteria inklusi, dengan total 118 responden yang diperoleh melalui teknik total sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner Educational Stress Scale for Adolescents dan Self-Harm Inventory. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 50,8% responden memiliki kecenderungan self-harm ringan dan 55,9% mengalami stres akademik rendah. Analisis korelasi Spearman menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara stres akademik dan kecenderungan self-harm (p = 0,000; r = 0,523). Temuan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat stres akademik, maka semakin besar kecenderungan remaja Muslim melakukan self-harm. Penelitian ini menekankan pentingnya intervensi dini dalam mengelola stres akademik sebagai langkah preventif terhadap perilaku self-harm di kalangan remaja.
Kata Kunci : Stres Akademik, Self-Harm, Remaja Muslim
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Medicine |
| Divisions: | Faculty of Medicine > Department of Nursing |
| Depositing User: | Keperawatan Undip |
| Date Deposited: | 23 May 2025 04:43 |
| Last Modified: | 26 May 2025 06:10 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/32436 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
