Search for collections on Undip Repository

ANALISIS HAK KREDITUR TERHADAP PENYERAHAN OBJEK JAMINAN FIDUSIA SECARA SUKARELA OLEH DEBITUR AKIBAT WANPRESTASI DALAM PERJANJIAN KREDIT. _050 PDT 2025

SARAGIH, THALIA REVALINE and Adhi, Yuli Prasetyo and Badriyah, Siti Malikhatun (2025) ANALISIS HAK KREDITUR TERHADAP PENYERAHAN OBJEK JAMINAN FIDUSIA SECARA SUKARELA OLEH DEBITUR AKIBAT WANPRESTASI DALAM PERJANJIAN KREDIT. _050 PDT 2025. Undergraduate thesis, Fakultas Hukum Universitas Diponegoro.

[thumbnail of Thalia Revaline Saragih_cover.pdf] Text
Thalia Revaline Saragih_cover.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (556kB)
[thumbnail of Thalia Revaline Saragih_abstrak.pdf] Text
Thalia Revaline Saragih_abstrak.pdf

Download (6kB)
[thumbnail of Thalia Revaline Saragih_bab 1.pdf] Text
Thalia Revaline Saragih_bab 1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (174kB)
[thumbnail of Thalia Revaline Saragih_bab 2.pdf] Text
Thalia Revaline Saragih_bab 2.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (161kB)
[thumbnail of Thalia Revaline Saragih_bab 3.pdf] Text
Thalia Revaline Saragih_bab 3.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (220kB)
[thumbnail of Thalia Revaline Saragih_bab 4.pdf] Text
Thalia Revaline Saragih_bab 4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (77kB)
[thumbnail of Thalia Revaline Saragih_dapus.pdf] Text
Thalia Revaline Saragih_dapus.pdf

Download (660kB)

Abstract

Pasca dikeluarkannya Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 18/PUU-XVII/2019 dan Nomor 2/PUU-XIX/2021, eksekusi terhadap objek jaminan fidusia apabila debitur wanprestasi tidak dapat dilakukan secara langsung lagi dengan adanya kekuatan eksekutorial yang diberikan oleh sertifikat jaminan fidusia. Melainkan, objek tersebut harus dikembalikan secara sukarela oleh debitur untuk dapat dilakukannya eksekusi. Hal ini mengakibatkan adanya perubahan terhadap kepastian hukum bagi kreditur terhadap penyerahan objek jaminan fidusia untuk mendapatkan haknya atas objek jaminan fidusia tersebut.
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui cara penyelesaian hukum akibat wanprestasi dalam perjanjian dengan jaminan fidusia serta tindakan yang dapat dilakukan oleh kreditur dalam memperoleh hak kreditur atas penyerahan objek jaminan fidusia secara sukarela dari debitur.
Metode penelitian yang digunakan adalah menggunakan pendekatan yuridis empiris dengan mengkaji ketentuan hukum yang berlaku serta fakta yang terjadi dalam masyarakat. Analisis bersifat deskriptif kualitatif dengan argumentasi linguistik non statistik.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sekitar 80% - 90% permasalahan terkait dengan penyerahan objek jaminan fidusia ini tidak dapat diselesaikan secara damai di lapangan pada kenyataannya. Maka, apabila debitur menolak untuk menyerahkan objek yang dijaminkan dengan fidusia tersebut secara sukarela, kreditur atau pelaku usaha (lembaga pembiayaan) dapat menempuh langkah-langkah yang sesuai dengan aturan hukum dalam memperoleh haknya berupa mengajukan permohonan eksekusi ataupun mengajukan tuntutan pidana di pengadilan. Namun, langkah-langkah ini justru merugikan bagi pihak kreditur akibat prosesnya yang lebih lama dan dapat memberikan peluang bagi debitur untuk tidak beritikad baik. Oleh sebab itu, masih diperlukan adanya kesadaran debitur dan peraturan perundang-undangan yang mengatur lebih jelas mengenai hal ini untuk dapat memberikan kepastian hukum bagi kedua pihak.
Kata Kunci : Wanprestasi, Eksekusi, Penyerahan Secara Sukarela, Jaminan Fidusia

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Wanprestasi, Eksekusi, Penyerahan Secara Sukarela, Jaminan Fidusia
Subjects: Law
Divisions: Faculty of Law > Department of Law
Depositing User: Perpus FH
Date Deposited: 14 May 2025 05:31
Last Modified: 04 Sep 2025 02:24
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/32154

Actions (login required)

View Item View Item