PUSPA, AZZAHRA INDIRA and Santoso, Budi and Rahmanda, Bagus (2025) PROBLEMATIKA KEWENANGAN ANTARA WAHANA MUSIK INDONESIA (WAMI) DAN LEMBAGA MANAJEMEN KOLEKTIF NASIONAL (LMKN) TERKAIT PENGGUNAAN PERFOMING RIGHTS. _049 DG 2025. Undergraduate thesis, Fakultas Hukum Universitas Diponegoro.
|
Text
Azzahra Indira Puspa_cover.pdf Restricted to Repository staff only Download (893kB) |
|
|
Text
Azzahra Indira Puspa_abstrak.pdf Download (206kB) |
|
|
Text
Azzahra Indira Puspa_bab 1.pdf Restricted to Repository staff only Download (304kB) |
|
|
Text
Azzahra Indira Puspa_bab 2.pdf Restricted to Repository staff only Download (390kB) |
|
|
Text
Azzahra Indira Puspa_bab 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (395kB) |
|
|
Text
Azzahra Indira Puspa_bab 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (212kB) |
|
|
Text
Azzahra Indira Puspa_dapus.pdf Download (221kB) |
Abstract
Hak cipta atas lagu dan/atau musik dapat melahirkan hak terkait berupa perfoming rights apabila pencipta memberikan izin kepada user untuk menampilkan (to perform) lagu dan/atau musik yang bersangkutan. Perlindungan hukum terhadap hak-hak yang terkait didalamnya atas suatu karya cipta dipandang perlu untuk disuarakan dalam rangka mengembangkan kreativitas serta memberikan rasa aman pada pencipta untuk menciptakan sesuatu. Pengelolaan hak cipta di Indonesia melibatkan berbagai lembaga dan pemangku kepentingan. Eksistensi dari suatu lembaga yang bersifat nasional pada praktiknya sangat dibutuhkan. Undang-Undang Hak Cipta telah memberikan atribusi kewenangan kepada Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN). Kemudian, Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN) mendelegasikan kewenangannya kepada Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) untuk dapat bekerjasama dan berkontribusi bersama satu pintu dalam hal penggunaan perfoming rights karya pencipta kepada user. Namun pada praktiknya, Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) yang dalam hal ini Wahana Musik Indonesia (WAMI) dan Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN) dalam menjalankan kewenangan serta perannya saling bersinggungan. Kedua lembaga ini seringkali tidak satu arah atau satu pintu dalam hal menjalankan perannya.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan memahami penyelesaian problematika terkait penggunaan perfoming rights dan kewenangan dari Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN) dan Wahana Musik Indonesia (WAMI) dalam hal penerapan kebijakan terkait penggunaan perfoming rights. Metode penelitian yang digunakan dalam penulisan ini adalah penelitian dengan pendekatan yuridis normatif. Spesifikasi penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitis. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder yang diperoleh melalui metode pengumpulan data studi kepustakaan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya perbedaan kewenangan dan penerapan kebijakan antara Wahana Musik Indonesia (WAMI) dan Lembaga Manajemen Kolektif Nasional terkait penggunaan perfoming rights yang memang bersinggungan.
Kata Kunci: WAMI, LMKN, Perfoming Rights
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | WAMI, LMKN, Perfoming Rights |
| Subjects: | Law |
| Divisions: | Faculty of Law > Department of Law |
| Depositing User: | Perpus FH |
| Date Deposited: | 29 Apr 2025 02:44 |
| Last Modified: | 29 Aug 2025 07:51 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/31680 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
