NURLAELANI, DEBI (2024) PENGARUH KOMBINASI RASIO C:N DAN N:P YANG BERBEDA DALAM MEDIA KULTUR ZARROUK TERHADAP POLA PERTUMBUHAN DAN KANDUNGAN PROTEIN Spirulina platensis (24da110). Undergraduate thesis, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.
|
Text
Debi Nurlaelani 24da110.pdf Download (417kB) |
Abstract
Spirulina platensis merupakan salah satu fitoplankton yang banyak
digunakan sebagai pakan alami larva ikan maupun udang. Salah satu faktor yang
mempengaruhi pertumbuhan fitoplankton adalah ketersediaan nutrien dalam media.
Nutrien sebagai zat yang diperlukan berupa unsur atau senyawa kimia yang
digunakan dalam metabolisme suatu organisme. Penelitian ini menggunakan media
Zarrouk Pro Analys dengan senyawa kimia yang dimodifikasi komposisinya adalah
NaHCO3, NaNO3, dan K2HPO4. Tujuan dari penelitian ini adalah mengkaji
pengaruh kombinasi rasio dan menentukan rasio C:N dan N:P terhadap pola
pertumbuhan dan kandungan protein Spirulina platensis. Penelitian dilaksanakan
di laboratorium pakan alami gedung H, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan,
Universitas Diponegoro. Bibit yang digunakan berasal dari stok inokulan PT. Alga
Bioteknologi Indonesia (ALBITEC) yang telah dilakukan pencucian sel. Kultur
dilakukan dalam dua tahap, pertama pada skala laboratorium untuk mengetahui
pola pertumbuhan dan kedua pada skala semi massal untuk pengambilan sampel uji
kandungan protein. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode eksperimental
menggunakan rancangan acak lengkap 2 faktorial dengan 3 kali ulangan. Faktor
pertama (A) adalah rasio C:N yang terdiri dari 3 taraf yaitu 4:1, 8:1 dan 12:1 serta
faktor kedua (B) adalah rasio N:P yang terdiri dari 2 taraf yaitu 4:1 dan 8:1. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa kombinasi rasio C:N dan N:P tidak memberikan
pengaruh nyata terhadap waktu lag phase, laju pertumbuhan spesifik, kepadatan
maksimum dan kepadatan akhir, namun rasio N:P (4:1) dan (8:1) memberikan
pengaruh nyata terhadap waktu lag phase dan laju pertumbuhan spesifik Spirulina
platensis. Perlakuan A1B1 (4:1 dan 4:1) merupakan perlakuan terbaik dalam
penelitian yang menghasilkan waktu lag phase (-4,07±0,28 hari), laju pertumbuhan
spesifik (0,21±0,02 sel/hari), kepadatan maksimum (6,06±0,01 log sel/ml) dan
kepadatan akhir (5,81±0,03 log sel/ml). Perlakuan A2B1 (8:1 dan 4:1) menjadi
perlakuan terbaik yang menghasilkan nilai kandungan protein tertinggi sebesar
46,98%.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Mikroalga, Nutrien, Fitoplankton, Kepadatan Sel, Konsentrasi |
| Subjects: | Fisheries And Marine Sciences |
| Divisions: | Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Aquaculture |
| Depositing User: | pancasila wati |
| Date Deposited: | 25 Apr 2025 03:04 |
| Last Modified: | 25 Apr 2025 03:04 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/31536 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
