Sundari, Arum (2025) IMPLEMENTASI TAHAPAN KEBIJAKAN PENYETARAAN JABATAN ADMINISTRASI KE DALAM JABATAN FUNGSIONAL DI SEKRETARIAT DAERAH PEMERINTAH KOTA SEMARANG. Undergraduate thesis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Diponegoro.
|
Text
Cover (54).pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (554kB) |
|
|
Text
Bab 1 (40).pdf - Submitted Version Download (860kB) |
|
|
Text
Bab 2 (35).pdf - Submitted Version Download (654kB) |
|
|
Text
Bab 3 (39).pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (748kB) |
|
|
Text
Bab 4 (35).pdf - Submitted Version Download (170kB) |
|
|
Text
Daftar Pustaka (51).pdf - Submitted Version Download (242kB) |
|
|
Text
Lampiran (38).pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Kebijakan penyetaraan jabatan administrasi ke dalam jabatan fungsional bertujuan memangkas birokrasi yang panjang dan menciptakan sistem kerja berbasis kompetensi, sebagaimana diatur dalam PermenPAN-RB Nomor 17 Tahun 2021. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi tahapan kebijakan penyetaraan jabatan di Sekretariat Daerah Pemerintah Kota Semarang dan mengidentifikasi faktor pendorong maupun penghambatnya. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, dokumentasi, dan studi literatur. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan dengan menggunakan faktor implementasi kebijakan Edward III yang mencakup komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi penyetaraan telah mengikuti tahapan sesuai ketentuan, yaitu tahap usulan, telaahan, validasi, penerbitan surat rekomendasi, dan pengangkatan serta pelantikan, namun belum berjalan secara maksimal. Tahap validasi menjadi tahap yang paling bermasalah karena lamanya proses akibat antrean nasional. Meskipun demikian, keunggulan penyetaraan seperti fleksibilitas kerja, peluang pengembangan karier, dan tunjangan kinerja yang lebih jelas menjadi daya tarik tersendiri yang mendorong pegawai untuk bersedia disetarakan ke dalam jabatan fungsional. Faktor pendorong implementasi yakni kualitas SDM dan anggaran yang memadai, komitmen pelaksanaan yang kuat dengan langsung dijalankannya kebijakan, dan struktur birokrasi serta prosedur yang sudah jelas. Sebagai saran, instansi dapat melakukan perbaikan komunikasi, optimalisasi proses validasi, serta peningkatkan koordinasi antar instansi.
Kata Kunci: Implementasi Kebijakan, Penyetaraan Jabatan, Jabatan Fungsional
111 Administrasi Publik 2025
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Social Science and Political Science |
| Divisions: | Faculty of Social and Political Sciences > Department of Public Administration |
| Depositing User: | diana nirwani |
| Date Deposited: | 14 Apr 2025 09:09 |
| Last Modified: | 14 Apr 2025 09:09 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/31197 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
