Search for collections on Undip Repository

KOLABORASI PEMERINTAH PUSAT DAN DAERAH DALAM PROYEK STRATEGIS NASIONAL SODETAN CILIWUNG

Gemilang, Farrell Surya (2025) KOLABORASI PEMERINTAH PUSAT DAN DAERAH DALAM PROYEK STRATEGIS NASIONAL SODETAN CILIWUNG. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.

[thumbnail of COVER.pdf] Text
COVER.pdf

Download (520kB)
[thumbnail of BAB 1.pdf] Text
BAB 1.pdf

Download (307kB)
[thumbnail of BAB 2.pdf] Text
BAB 2.pdf

Download (869kB)
[thumbnail of BAB 3.pdf] Text
BAB 3.pdf

Download (350kB)
[thumbnail of BAB 4.pdf] Text
BAB 4.pdf

Download (183kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (74kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf

Download (2MB)

Abstract

Banjir merupakan permasalahan tahunan yang terjadi di Jakarta, mendorong
pemerintah untuk mengembangkan berbagai strategi mitigasi, salah satunya
melalui Proyek Strategis Nasional Sodetan Ciliwung. Proyek ini bertujuan
mengalihkan sebagian aliran Sungai Ciliwung ke Kanal Banjir Timur (KBT) guna
mengurangi volume air yang berpotensi menyebabkan banjir di ibu kota.
Kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi elemen krusial dalam
keberhasilan proyek ini, mengingat kompleksitas pelaksanaannya yang melibatkan
berbagai pemangku kepentingan.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk serta mekanisme
kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam proyek ini dengan
menggunakan pendekatan Collaborative Governance. Metode yang digunakan
adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui
wawancara dengan pemangku kepentingan, studi dokumen, serta observasi
lapangan. Analisis dilakukan untuk menilai efektivitas komunikasi, koordinasi,
serta peran masing-masing aktor dalam implementasi proyek.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kolaborasi dalam proyek ini tidak
berjalan secara setara. Pemerintah pusat mendominasi proses pengambilan
keputusan, sementara pemerintah daerah berperan lebih sebagai fasilitator. Selain
itu, keterlibatan masyarakat dalam proyek ini sangat minim, menjadikannya hanya
sebagai penerima kebijakan tanpa kesempatan berpartisipasi dalam perencanaan
atau pengambilan keputusan. Kurangnya transparansi dalam penyebaran informasi,
khususnya dalam sosialisasi kepada masyarakat terdampak, menjadi tantangan
yang signifikan dalam implementasi proyek.
Kesimpulannya, meskipun proyek ini memiliki dampak positif dalam
mitigasi banjir, praktik kolaborasi yang diterapkan masih belum inklusif.
Diperlukan peningkatan transparansi, komunikasi yang lebih efektif, serta
keterlibatan masyarakat yang lebih aktif agar proyek serupa di masa depan dapat
berjalan dengan lebih baik dan berkelanjutan.

69 Ilmu Pemerintahan 2025

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Social Science and Political Science
Divisions: Faculty of Social and Political Sciences > Department of Government Science
Depositing User: diana nirwani
Date Deposited: 26 Mar 2025 04:54
Last Modified: 26 Mar 2025 04:54
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/30786

Actions (login required)

View Item View Item