Stevani, Indri and Laksono, Arido (2023) MODAL SOSIAL DAN MODAL BUDAYA DALAM PERKEMBANGAN DAN PELESTARIAN TRADISI NYADRAN DI DUSUN KRECEK KABUPATEN TEMANGGUNG. Undergraduate thesis, FAKULTAS ILMU BUDAYA.
|
Text
SKRIPSI _ INDRI STEVANI_13040218130075.pdf Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
|
|
Text
INDRI STEVANI_13040218130075_cover.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
INDRI STEVANI_13040218130075_Bab I.pdf Download (574kB) |
|
|
Text
INDRI STEVANI_13040218130075_Bab II.pdf Download (454kB) |
|
|
Text
INDRI STEVANI_13040218130075_Bab III.pdf Restricted to Repository staff only Download (772kB) |
|
|
Text
INDRI STEVANI_13040218130075_Bab IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
|
|
Text
INDRI STEVANI_13040218130075_Bab V.pdf Download (205kB) |
|
|
Text
INDRI STEVANI_13040218130075_dafpus.pdf Download (319kB) |
Abstract
Studi ini mengkaji tentang modal dalam perkembangan tradisi nyadran di Dusun Krecek. Tradisi nyadran di Dusun Krecek mengalami perkembangan yang signifikan. Perkembangan tradisi nyadran ditandai dengan adanya Nyadran Perdamaian yang dilaksanakan sejak tahun 2019. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui modal sosial serta modal budaya dalam perkembangan tradisi nyadran di Dusun Krecek. Teori yang digunakan sebagai landasan teori adalah teori modal sosial dan modal Budaya Pierre Bourdieu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif etnografis melalui observasi partisipan, wawancara mendalam, dan dokumentasi.
Hasil dari penelitian sebagai berikut: 1) ada tiga unsur modal sosial masyarakat Dusun Krecek dalam perkembangan tradisi nyadran yaitu adanya jaringan sosial yang mempengaruhi partisipasi masyarakat yang tinggi. Kemudian kepercayaan masyarakat terhadap tokoh masyarakat yang tinggi dan kepercayaan antar anggota masyarakat khususnya dalam pemilihan panitia nyadran. Terakhir adalah nilai pirukunan yang ada dalam masyarakat yang membentuk sikap gotong royong dan saling bekerjasama. 2) ada tiga bentuk modal budaya atau modal kultural yang ada dalam perkembangan tradisi nyadran di Dusun Krecek yaitu modal budaya embodied dalam bentuk pengetahuan ajaran serta nilai dalam agama Buddha serta kepercayaan terhadap danyang dan melakukan sesaji. Bentuk modal budaya obyektif terdapat dalam Peran teknologi seperti media sosial dalam perkembangan nyadran dan Altar Puja bakti yang ada disetiap rumah warga sebagai simbol Buddha dan modal budaya institusional dalam bentuk surat resmi pemerintah yang belum ada hingga sekarang ini.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Humanities |
| Divisions: | Faculty of Humanities > Department of Social Anthroplogy |
| Depositing User: | Mr UPT Perpus Undip |
| Date Deposited: | 24 Mar 2025 10:08 |
| Last Modified: | 24 Mar 2025 10:08 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/29444 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
