Ambarwati, Annisa Tri and Widyaningtyas, Nur Hafizhah (2025) Gambaran Tingakat Pengetahuan Masyarakat tentang Bantuan Hidup Dasar pada Kasus Henti Jantung. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.
|
Text
22020121040040_Annisa Tri Ambarwati_Hal Depan.pdf Download (553kB) |
|
|
Text
22020120140040_Annisa Tri Ambarwati_Lampiran.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Text
22020120140040_Annisa Tri Ambarwati_BAB I.pdf Restricted to Registered users only Download (283kB) |
|
|
Text
22020120140040_Annisa Tri Ambarwati_BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (503kB) |
|
|
Text
22020120140040_Annisa Tri Ambarwati_BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (412kB) |
|
|
Text
22020120140040_Annisa Tri Ambarwati_BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (295kB) |
|
|
Text
22020120140040_Annisa Tri Ambarwati_BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (346kB) |
|
|
Text
22020120140040_Annisa Tri Ambarwati_BAB VI.pdf Restricted to Registered users only Download (193kB) |
|
|
Text
22020120140040_Annisa Tri Ambarwati_DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (222kB) |
Abstract
Henti jantung yang terjadi di luar rumah sakit disebut out of hospital cardiac arrest (OHCA). Kondisi ini berisiko menyebabkan kecacatan hingga kematian jika tidak segera ditangani. Bantuan hidup dasar (BHD) merupakan tindakan awal yang dapat dilakukan masyarakat sekitar untuk meningkatkan peluang keselamatan korban. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pengetahuan masyarakat tentang bantuan hidup dasar pada kasus henti jantung. Penelitian ini adalah riset deskriptif kuantitatif dengan metode survei. Sebanyak 112 masyarakat yang tinggal di Kelurahan Padurenan, Kota Bekasi menjadi responden dengan menggunakan teknik convenience sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner Pengetahuan BHD masyarakat awam yang telah di adaptasi, diuji validitas isi, dan di uji reliabilitas dan memperoleh hasil nilai Cronbach’s Aplha 0,703. Analisis data dilakukan secara univariat dengan menggambarkan distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat sebagian besar memiliki pengetahuan baik sebanyak 62 responden (55,4%). Sebanyak 62 responden (55,4%) sudah pernah mendengar atau mengetahui tentang BHD dengan media elektronik sebagai sumber informasi mengetahui tentang BHD. Hampir seluruh responden belum pernah mengikuti pelatihan BHD sebanyak 103 responden (92,0%) dengan alasan terbanyak yakni tidak mengetahui tempat pelatihan. Hal yang perlu diperhatikan berdasarkan hasil penelitian ini adalah masyarakat masih memiliki pengetahuan yang kurang terhadap tanda henti jantung, sebanyak 62 responden (56,5%) masih menjawab pertanyaan dengan salah. Penelitian ini menyimpulkan walaupun sebagian besar masyarakat sudah memiliki pengetahuan BHD yang baik, namun diadakannya pelatihan atau simulasi BHD akan meningkatkan pengetahuan dan wawasan masyarakat tentang BHD.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Medicine |
| Divisions: | Faculty of Medicine > Department of Nursing |
| Depositing User: | Keperawatan Undip |
| Date Deposited: | 15 Jan 2025 01:34 |
| Last Modified: | 17 Feb 2025 04:55 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/29219 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
