Wardani, Vidiana Girinda (2022) PENGARUH TERPAAN BERITA KEBOCORAN DATA PENDUDUK DAN TERPAAN NEGATIVE E-WORD OF MOUTH DI MEDIA SOSIAL TERHADAP TINGKAT KEPERCAYAAN MASYARAKAT PADA PEMERINTAH PUSAT DALAM MENANGANI KASUS KEBOCORAN DATA. Undergraduate thesis, FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS DIPONEGORO.
|
Text
REVISI COVER VIDIANA GIRINDA W.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (473kB) |
|
|
Text
BAB 1_VIDIANA GIRINDA W_14040118130110.pdf - Submitted Version Download (10MB) |
|
|
Text
BAB 2_VIDIANA GIRINDA W_14040118130110.pdf - Submitted Version Download (224kB) |
|
|
Text
BAB 3_VIDIANA GIRINDA W_14040118130110.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (186kB) |
|
|
Text
BAB 4_VIDIANA GIRINDA W_14040118130110.pdf - Submitted Version Download (75kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Submitted Version Download (121kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (618kB) |
Abstract
Kemenkominfo menjadi sorotan di tengah banyaknya kasus kebocoran data yang
melibatkan berbagai pihak. Menurut data terdapat 1,04 juta akun yang mengalami kebocoran
data di Indonesia selama kuartal II 2022. Berbagai media yang memberitakan kasus kebocoran
data menyoroti bagaimana, tanggapan, dan langkah yang diambil dalam menangani kasus
tersebut. Pemberitaan itu menimbulkan keresahan dari masyarakat. Ditambah dengan adanya
komunikasi dari mulut ke mulut (e-word of mouth) secara elektronik sebagai media penyalur
yang lebih efisien untuk menyuarakan opini karena cakupannya lebih luas serta lebih mudah
dijangkau.
Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh terpaan pemberitaan kebocoran
data penduduk dan terpaan negative e-word of mouth di media sosial terhadap tingkat
kepercayaan masyarakat pada pemerintah pusat dalam menangani kebocoran data. Dengan
pendekatan teoritis Social Mediated Crisis Communication Model (SMCC), penelitian ini
menguji pengaruh antara variabel X1 dan Variabel X2
terhadap variabel Y. Populasi penelitian
ini adalah pengguna media sosial berusia 18 sampai 35 tahun, dengan teknik sampel nonprobability sampling pada 100 orang, baik laki-laki maupun perempuan yang pernah mendapat
terpaan berita kebocoran data. Hasil penelitian menunjukkan terpaan berita kebocoran data dan
terpaan negative e-word of mouth berpengaruh terhadap tingkat kepercayaan. Selanjutnya
diketahui bahwa nilai koefisien X1 bernilai -0,527 dan variabel X2 bernilai -0,719, yang
artinya bahwa terpaan berita kebocoran data (X1) dan terpaan negative e-word of mouth (X2)
berpengaruh negatif terhadap tingkat kepercayaan masyarakat. Dengan temuan ini dapat
disimpulkan bahwa semakin tinggi terpaan berita kebocoran data yang diterima oleh
masyarakat dan semakin tinggi terpaan negative w-word of mouth maka akan semakin turun
tingkat kepercayaannya.
Kata Kunci : Terpaan Berita, Kebocoran Data, Kepercayaan Masyarakat,
Kemenkominfo, Terpaan E-Word of Mouth
140/KOM/2022
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Social Science and Political Science |
| Divisions: | Faculty of Social and Political Sciences > Department of Communication |
| Depositing User: | diana nirwani |
| Date Deposited: | 04 Dec 2024 08:58 |
| Last Modified: | 04 Dec 2024 08:58 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/27817 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
