Berlian, Dinda Khansa (2024) FRAMING PRABOWO SUBIANTO PADA PILPRES 2024 DALAM TABLOIDISASI PEMBERITAAN DI DETIK.COM. Undergraduate thesis, FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS DIPONEGORO.
|
Text
1. COVER.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (646kB) |
|
|
Text
2. BAB I.pdf - Submitted Version Download (890kB) |
|
|
Text
3. BAB II.pdf - Submitted Version Download (550kB) |
|
|
Text
4. BAB III.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
|
|
Text
5. BAB IV.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (887kB) |
|
|
Text
6. BAB V.pdf - Submitted Version Download (206kB) |
|
|
Text
7. DAFTAR PUSTAKA.pdf - Submitted Version Download (460kB) |
|
|
Text
8. LAMPIRAN.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (17MB) |
Abstract
Pemberitaan politik terutama terkait pemilihan presiden idealnya dikemas
secara serius dan substantif karena berfungsi membantu masyarakat untuk memilih
pemimpin secara rasional. Namun, sejumlah media online arus utama di Indonesia
cenderung lebih menyoroti unsur hiburan dan sensasional yang ditampilkan oleh
masing-masing calon presiden, khususnya terkait Prabowo Subianto. Hal ini terjadi
pada media online Detik.com yang dominan menyoroti tingkah laku, momen
menarik, kelucuan, hingga konflik yang melibatkan Prabowo di tengah aktivitas
politiknya. Dengan karakteristik ini, dapat dikatakan bahwa terjadi tabloidisasi di
Detik.com, di mana berita politik yang serius dikemas secara lebih ringan dan
menghibur sehingga mengurangi relevansinya dengan kepentingan publik.
Penelitian ini menggunakan teori framing dan metode analisis framing model
Zhongdang Pan dan Gerald M. Kosicki untuk mengetahui bagaimana Prabowo
Subianto dibingkai oleh Detik.com dalam gaya pemberitaan tabloidisasi pada
pilpres 2024 dengan meninjau struktur sintaksis, skrip, tematik, serta retoris
masing-masing berita. Selain itu, elemen tabloidisasi Carsten Reinemann juga
digunakan untuk menguraikan karakteristik tabloidisasi di Detik.com berdasarkan
dimensi topik, fokus, dan gaya. Hasil pembingkaian kemudian akan dikategorisasi
berdasarkan dimensi gaya meliputi gaya pemberitaan trivialisasi, personalisasi,
emosionalisasi, dan dramatisasi.
Dari analisis terhadap 30 berita bertanda “pemilu” terkait Prabowo Subianto
yang dipublikasi selama periode kampanye pilpres 1 Januari-10 Februari 2024,
penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat lima pembingkaian yang
dikategorikan dalam empat gaya penyajian berita, yaitu (1) Prabowo Subianto
berseteru dan diserang oleh lawan politiknya (Emosionalisasi dan Dramatisasi); (2)
Prabowo Subianto memiliki kedekatan dengan tokoh politik ternama (Trivialisasi);
(3) Prabowo Subianto adalah sosok yang berjasa, terhormat, dan rela berkorban
(Personalisasi dan Dramatisasi); (4) Prabowo Subianto suka berkelakar dan
bertingkah lucu (Trivialisasi); serta (5) Prabowo Subianto berpartisipasi di tengah
masyarakat (Trivialisasi). Peninjauan terhadap dimensi topik menunjukkan bahwa
seluruh berita dikemas dalam bentuk soft news serta digambarkan lebih menghibur,
menarik, atau mengangkat kepentingan pribadi sehingga tidak relevan secara
politik dan sosial. Sementara itu, dimensi fokus menunjukkan bahwa Detik.com
menggunakan bingkai episodik dengan fokus pada individu di mana seluruh berita
memuat Prabowo Subianto sebagai subjek utama.
Kata Kunci: Analisis Framing, Prabowo Subianto, Tabloidisasi, Pilpres 2024, Detik.com
141 kom 2024
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Social Science and Political Science |
| Divisions: | Faculty of Social and Political Sciences > Department of Communication |
| Depositing User: | diana nirwani |
| Date Deposited: | 06 Nov 2024 00:54 |
| Last Modified: | 06 Nov 2024 00:54 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/27036 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
