Manning, Victoria Albertine (2024) PERBANDINGAN PELAYANAN TERPADU SATU PINTU (PTSP) ERA BASUKI TJAHAJA PURNAMA DAN ERA ANIES BASWEDAN DI KELURAHAN SENAYAN KECAMATAN KEBAYORAN BARU. Undergraduate thesis, FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS DIPONEGORO.
|
Text
cover.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (821kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf - Submitted Version Download (213kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf - Submitted Version Download (313kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf - Submitted Version Download (109kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Submitted Version Download (109kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (4MB) |
Abstract
Pelayanan publik merupakan salah satu perwujudan dari fungsi pada aparatur
negara sebagai abdi masyarakat. Pelayanan publik yang diberikan kepada masyarakat
harus berkualitas dan mampu mensejahterakan masyarakat. Hal tersebut mampu
dibuktikan oleh Kelurahan Senayan dengan berhasil meraih beberapa penghargaan PTSP.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan PTSP pada era Ahok dan era
Anies di Kelurahan Senayan, serta faktor pendukung dan penghambat dari kedua era
tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif,
serta menggunakan data primer dan sekunder. Lokasi penelitian berada di Kantor PTSP
Kelurahan Senayan, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Metode pengumpulan
data meliputi teknik wawancara dengan Lurah Senayan, Kepala PTSP dan Petugas
Kelurahan Senayan serta Warga Kelurahan Senayan, dokumentasi, dan studi
kepustakaan.
Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh, Anies Baswedan telah berhasil
memenuhi lima aspek pelayanan publik dan good governance, yaitu transparansi,
akuntabilitas, partisipasi, efektivitas dan efisiensi, serta reponsivitas. Pada era Ahok,
aspek reponsivitas belum berjalan dengan baik dan untuk aspek transparansi, akuntabilita,
partisipasi, serta efektivitas dan efisiensi ditemukan hasil yang positif. Transparansi dan
peningkatan fasilitas menjadi faktor pendukung, sedangkan responsivitas dan kendala
teknologi menjadi hambatan dalam PTSP era Ahok. Faktor pendukung pada era Anies
adalah inovasi teknologi dan responsivitas yang baik, sementara itu masalah integrasi
sistem dan keterbatasan SDM menjadi hambatan. Rekomendasi yang diberikan yaitu
pelatihan penggunaan teknologi bagi petugas PTSP, inovasi aplikasi perizinan, dan
kaderisasi pada pergantian petugas.
Kata Kunci: Perbandingan, Pelayanan Publik, Good Governance
162. Ilmu Pemerintahan 2024
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Social Science and Political Science |
| Divisions: | Faculty of Social and Political Sciences > Department of Government Science |
| Depositing User: | diana nirwani |
| Date Deposited: | 05 Nov 2024 04:04 |
| Last Modified: | 05 Nov 2024 04:04 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/26994 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
