Aulianovanda, Althafa Nisrina (2024) PENGARUH PERSEPSI KEMUDAHAN (PERCEIVED EASE OF USE) DAN TINGKAT KEPERCAYAAN TERHADAP PARTISIPASI BERDONASI GEN-Z MENGGUNAKAN PLATFORM CROWDFUNDING DIGITAL TANPA UANG. Undergraduate thesis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Diponegoro.
|
Text
COVER.pdf - Submitted Version Download (486kB) |
|
|
Text
BAB 1.pdf - Submitted Version Download (4MB) |
|
|
Text
BAB 2.pdf - Submitted Version Download (4MB) |
|
|
Text
BAB 3.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (779kB) |
|
|
Text
BAB 4.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (340kB) |
|
|
Text
BAB 5.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (149kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Submitted Version Download (220kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (4MB) |
Abstract
Generasi Z atau yang sering disebut juga sebagai iGeneration bertumbuh dengan internet dan menjadikan generasi tersebut juga ikut menjadi cashless society yang mana sering
menggunakan sistem non tunai dalam berbagai hal termasuk juga dalam melakukan transaksi melalui platform crowdfunding digital. Namun, ternyata partisipasi berdonasi Generasi Z masih
cenderung minim dibandingkan generasi yang lain, yang mana salah satunya diakibatkan oleh permasalahan keuangan dan adanya masalah kepercayaan terhadap penggunaan alokasi donasi tertentu. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah persepsi kemudahan (perceived ease of use) dan tingkat kepercayaan berpengaruh terhadap partisipasi
berdonasi Gen-Z melalui platform crowdfunding digital tanpa uang. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif eksplanatori dengan menggunakan teknik analisis regresi linier
sederhana. Teknik sampling yang digunakan adalah pendekatan metode non-probability sampling, yaitu purposive sampling dengan 95 responden.
Hasil penelitian didapatkan bahwa terdapat pengaruh positif antara persepsi kemudahan (perceived ease of use) dan tingkat kepercayaan terhadap partisipasi berdonasi Gen-Z menggunakan platform crowdfunding digital tanpa uang dengan nilai signifikansi yang sangat signifikan. Hasil dan teori yang digunakan menunjukkan bahwa pengaruh dari variabel persepsi kemudahan (perceived ease of use) terhadap partisipasi berdonasi dengan
menggunakan teori Technology Acceptance Model dan
participatory Culture menunjukkan pengaruh yang moderat sehingga teori yang digunakan cukup valid. Sedangkan pengaruh dari variabel tingkat kepercayaan terhadap partisipasi berdonasi dengan menggunakan teori Fully Functional Society dan Participatory Culture berpengaruh lemah atau teori dianggap tidak valid untuk menjelaskan pengaruhnya. Sehingga dapat disimpulkan bahwa uji hipotesis H1 dan H2 diterima dan sejalan dengan teori Technology Acceptance Model oleh Fred Davis dan
Participatory Culture oleh Henry Jenkins, tetapi tidak sejalan dengan teori Fully Functional Society oleh Robert Heath.
Kata Kunci : Crowdfunding Digital, Persepsi Kemudahan, Tingkat Kepercayaan, Partisipasi Berdonasi
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Social Science and Political Science |
| Divisions: | Faculty of Social and Political Sciences > Department of Communication |
| Depositing User: | diana nirwani |
| Date Deposited: | 16 Jan 2025 04:28 |
| Last Modified: | 16 Jan 2025 04:28 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/25766 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
