ERVIANA, YENI and Priyono, FX. Joko and Trihastuti, Nanik (2022) TINDAKAN RETALIASI AMERIKA SERIKAT TERHADAP INDONESIA DALAM KAITANNYA DENGAN SENGKETA IMPOR PRODUK HORTIKULTURA, HEWAN DAN PRODUK HEWAN. _021 HI 2022. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.
|
Text
021 Yeni Erviana - cover.pdf Restricted to Repository staff only Download (727kB) |
|
|
Text
021 Yeni Erviana - abstrak.pdf Download (49kB) |
|
|
Text
021 Yeni Erviana - bab 1.pdf Restricted to Repository staff only Download (183kB) |
|
|
Text
021 Yeni Erviana - bab 2.pdf Restricted to Repository staff only Download (304kB) |
|
|
Text
021 Yeni Erviana - bab 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (53kB) |
|
|
Text
021 Yeni Erviana - bab 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (231kB) |
|
|
Text
021 Yeni Erviana - bab 5.pdf Restricted to Repository staff only Download (46kB) |
|
|
Text
021 Yeni Erviana - dapus.pdf Download (181kB) |
Abstract
Sengketa impor produk hortikultura, hewan, dan produk hewan diawali dengan ditetapkannya kebijakan importasi Indonesia yang dianggap bertentangan dengan ketentuan GATT dan menghambat ekspor produk hortikultura AS ke Indonesia. AS mengajukan sengketa ini ke panel DSB setelah konsultasi gagal menyelesaikan sengketa. Panel dan badan banding menemukan kebijakan importasi yang ditetapkan Indonesia bertentangan dengan Pasal 11 GATT mengenai larangan hambatan kuantitatif dan merekomendasikan Indonesia untuk mengubah peraturan terkait dalam jangka waktu yang disepakati. Selanjutnya, AS mengajukan permohonan retaliasi terhadap Indonesia karena menganggap Indonesia belum mematuhi rekomendasi DSB. Indonesia keberatan dengan permohonan retaliasi karena, telah melakukan kepatuhan penuh terhadap rekomendasi DSB dengan melakukan penyesuaian peraturan yang digugat sebelum jangka waktu yang disepakati berakhir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesesuaian permohonan retaliasi AS dengan mekanisme penyelesaian sengketa dalam WTO, serta mengetahui kesesuaian kebijakan impor produk hortikultura, hewan, dan produk hewan yang dilakukan oleh Indonesia dengan rekomendasi DSB. Metode penelitian yang digunakan adalah metode pendekatan yuridis normatif. Hasil penelitian diketahui bahwa permohonan retaliasi AS belum sesuai dengan mekanisme penyelesaian sengketa WTO karena berdasarkan Pasal 21.5 DSU apabila terjadi ketidaksepakatan mengenai konsistensi antara perjanjian yang terkait dengan tindakan untuk melaksanakan rekomendasi DSB, maka harus dibentuk panel kepatuhan. Selain itu, Pasal 23 DSU melarang anggota WTO untuk memutuskan secara sepihak apakah suatu tindakan tidak konsisten dengan perjanjian WTO. Sedangkan, penyesuaian kebijakan importasi produk hortikultura, hewan, dan produk hewan yang telah dilakukan Indonesia, telah sesuai dengan keputusan dan rekomendasi DSB karena, dalam peraturan yang telah diubah dan disahkan sudah tidak ditemukan kebijakan yang bertentangan dengan GATT.
Kata Kunci: Penyelesaian Sengketa, Produk Hortikultura, Hewan dan Produk Hewan, Indonesia vs Amerika Serikat
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Penyelesaian Sengketa, Produk Hortikultura, Hewan dan Produk Hewan, Indonesia vs Amerika Serikat |
| Subjects: | Law |
| Divisions: | Faculty of Law > Department of Law |
| Depositing User: | Mr Perpus FH1 |
| Date Deposited: | 21 Nov 2025 01:19 |
| Last Modified: | 21 Nov 2025 01:19 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/9644 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
