RIZKI, M. FATHUR and Prasetyo, Agung Basuki and Triyono, Triyono (2022) EKSISTENSI HUKUM ADAT MASYARAKAT SUKU SAKAI DALAM PELAKSANAAN HAK ULAYAT DI PROVINSI RIAU. _068 PDT 2022. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.
|
Text
M. FATHUR RIZKI - cover.pdf Restricted to Repository staff only Download (963kB) |
|
|
Text
M. FATHUR RIZKI - abstrak.pdf Download (189kB) |
|
|
Text
M. FATHUR RIZKI - bab 1.pdf Restricted to Repository staff only Download (812kB) |
|
|
Text
M. FATHUR RIZKI - bab 2.pdf Restricted to Repository staff only Download (583kB) |
|
|
Text
M. FATHUR RIZKI - bab 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (706kB) |
|
|
Text
M. FATHUR RIZKI - bab 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (192kB) |
|
|
Text
M. FATHUR RIZKI - dapus.pdf Download (295kB) |
|
|
Text
M. FATHUR RIZKI - lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Masyarakat Suku Sakai di Kabupaten Bengkalis Provinsi Riau merupakan salah satu masyarakat hukum adat yang masih memiliki wilayah tanah ulayat dalam pemanfaatannya memperhatikan ketentuan hukum adat yang berlaku. Akan tetapi hak ulayat yang dimiliki Suku Sakai semakin lama semakin melemah. Hal ini disebabkan oleh pengambilalihan dan penguasaan oleh pihak investor. Akibatnya luas tanah ulayat yang dimiliki oleh suku sakai semakin lama semakin mengalami penurunan. Pengambil alihan tanah ulayat yang dilakukan oleh pihak investor menyebabkan masyarakat Suku Sakai sulit dalam memanfatkan tanah dan hutan yang mereka miliki. Berdasarkan hal tersebut menimbulkan perkembangan ekonomi masyarakat Suku Sakai melemah dalam memenuhi kebutuhan hidup mereka sehari-hari. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengakuan dan perlindungan terhadap eksistensi hak ulayat masyarakat
Suku Sakai.
Penelitian ini bersifat deskriptif analitis dengan menggunakan pendekatan yuridis normatif dan empiris. Data dari peneltian ini diperoleh penulis dari penilitan kepustakaan (library research) dan penelitian lapangan (filed research). Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah studi dokumen, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan sumber data penelitian didapatkan melalui data primer dan didukung melalui data sekunder dan tersier. Kemudian data tersebut dianalisa dan disimpulkan melalui metode kualitatif.
Berdasarkan hasil penelitian mengungkapkan hak ulayat yang dimiliki oleh masyarakat Suku Sakai mulai mengalami pengikisan dan pelemahan. Dengan diterapakannya Peraturan Daerah Provinsi Riau Nomor 10 Tahun 2015 tentang Tanah Ulayat dan Pemanfaatannya diharapkan mampu meminimalisir pengikisan terhadap wilayah hak ulayat masyarakat Suku Sakai. Namun perlu adanya peraturan khusus yang harus disahkan Pemerintah Kabupaten Bengkalis yang mengatur secara khusus mengenai perlindungan hak ulayat yang dimiliki oleh masyarakat Suku Sakai guna menjaga eksistensi hak ulayat yang mereka miliki dan mencegah terjadinya konflik kepemilikan lahan.
Kata Kunci: Hukum Adat, Eksistensi Hak Ulayat, Suku Sakai
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Hukum Adat, Eksistensi Hak Ulayat, Suku Sakai |
| Subjects: | Law |
| Divisions: | Faculty of Law > Department of Law |
| Depositing User: | Mr Perpus FH1 |
| Date Deposited: | 30 Oct 2023 08:26 |
| Last Modified: | 12 Nov 2025 02:12 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/8534 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
