Firstanier, Rafli Adlana and Santoso, Budi (2021) HAK CIPTA LAGU DAN/ATAU MUSIK SEBAGAI JAMINAN KREDIT PERBANKAN. Masters thesis, Magister Kenotariatan.
|
Text (HALAMAN JUDUL – PENGESAHAN)
HALAMAN COVER - HALAMAN PENGESAHAN.pdf Download (265kB) |
|
|
Text (SURAT PERNYATAAN – KATA PENGANTAR)
SURAT PERNYATAAN - KATA PENGANTAR.pdf Download (500kB) |
|
|
Text (ABSTRAK)
ABSTRACT (BAHASA INDONESIA DAN BAHASA INGGRIS).pdf Download (185kB) |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
DAFTAR ISI.pdf Download (888kB) |
|
|
Text (BAB I)
BAB I.pdf Restricted to Repository staff only Download (653kB) |
|
|
Text (BAB II)
BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (578kB) |
|
|
Text (BAB III)
BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (859kB) |
|
|
Text (BAB IV)
BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (266kB) |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (405kB) |
Abstract
ABSTRAK
Munculnya Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta menimbulkan dinamika baru pada hukum Intellectual Property di Indonesia. Salah satu hal yang menarik dari pengaturan baru pada Undang-Undang Hak Cipta, yaitu
adanya ketentuan yang menyatakan bahwa Hak Cipta dapat dijadikan sebagai Jaminan Fidusia. Sebagai salah satu jenis Hak Cipta yang dilindungi oleh undangundang, maka Lagu dan/atau Musik dapat dijadikan sebagai objek Jaminan Fidusia. Pemegang Hak Cipta atas lagu dan/atau Musik berarti akan memiliki kesempatan untuk mendapatkan pembiayaan dengan menjaminkan karyanya tersebut berdasarkan royalti yang didapatkan. Namun karena belum adanya konsep yang
jelas terkait dengan penjaminan Hak Cipta Lagu dan/atau Musik untuk mendapatkan pembiayaan dari bank serta peraturan teknis dari pemerintah, membuat implementasi terhadap Pasal 16 ayat (3) Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta belum dapat diwujudkan. Permasalahan yang akan dibahas adalah bagaimana kriteria atau syarat suatu Hak Cipta lagu dan/atau musik sehingga dapat dijadikan jaminan untuk
mendapatkan pembiayaan atau kredit dari bank. Lalu permasalahnnya selanjutnya adalah bagaimana konsep penilaian Hak Cipta atas lagu dan/atau musik untuk menjadi jaminan atas pembiayaan atau kredit dari bank. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan penelitian, yaitu pendekatan konseptual (conseptual approach). Tipe spesifikasi penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian deskriptif analisis. Penelitian ini menggunakan data sekunder. Teknik pengumpulan data menggunakan studi
pustaka dengan teknik analisis data kualitatif. Hasil dari penelitian ini disimpulkan bahwa agar suatu Hak Cipta dan/atau Musik dapat dijadikan jaminan kredit perbankan yaitu suatu lagu dan/atau musik harus terdaftar pada Lembaga Manajemen Kolektif dan sistem yang diinisiai oleh pemerintah, serta lagu dan/atau musik harus dapat divaluasi nilai ekonomisnya. Dalam melakukan penilaian Hak Cipta Lagu dan/atau Musik, penilai dapat menggunakan Pendekatan Pendapatan. Saran dari penulis atas penelitian yang dilakukan adalah agar pemerintah dan lembaga legislatif segera menetapkan peraturan teknis dari Pasal 16 ayat (3) Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta serta para pihak terkait seperti pemegang Hak Cipta, lembaga penilai, harus ikut berkontribusi untuk mewujudkan implementasi dari konsep tersebut.
Kata Kunci: Hak Cipta; Lagu/Musik; Jaminan; Kredit
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Divisions: | Faculty of Law > Master Program in Notary |
| Depositing User: | Magister Kenotariatan |
| Date Deposited: | 29 Oct 2026 03:45 |
| Last Modified: | 29 Oct 2026 03:45 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/63805 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
