Ardita, Intan and Busro, Achmad and Saptono, Hendro (2013) ASPEK HUKUM PERJANJIAN BAKU DAN PENGARUHNYA TERHADAP PERJANJIAN WARALABA. _Dagang 2013. Undergraduate thesis, Fakultas Hukum Universitas Diponegoro.
|
Text
Intan Ardita_COVER.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
|
|
Text
Intan Ardita_ABSTRAK.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
Intan Ardita_BAB I.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
|
|
Text
Intan Ardita_BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
|
|
Text
Intan Ardita_BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
|
|
Text
Intan Ardita_BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
|
|
Text
Intan Ardita_BAB V.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
|
|
Text
Intan Ardita_DAFPUS.pdf Download (1MB) |
Abstract
Salah satu bentuk pengembangan atau upaya memperluas bisnis yang berkembang cukup pesat pada masa sekarang ini adalah dengan menggunakan sistem bisnis waralaba. Sistem ini bagi sebagian usahawan yang ingin mengembangkan usahanya dipandang menguntungkan, efektif dan tepat guna dalam pengembangan suatu usaha. Namun dalam prakteknya, kedudukan franchisee begitu rentan terhadap perlakuan franchisor, karena ketentuan yang termuat dalam perjanjian franchise secara sepihak telah ditetapkan franchisor. Akibatnya franchisee hanya bisa mengikuti pasal-pasal yang telah ditetapkan franchisor dalam perjanjian franchise, dimana pasal-pasal tersebut banyak menguntungkan franchisor. Hal ini merupakan konsekuensi dari penggunaan perjanjian baku pada sistem bisnis waralaba.
Metode pendekatan yang digunakan adalah secara yuridis normatif dan penelitian ini bersifat deskriptif analitis artinya hasil penelitian ini berusaha memberikan gambaran secara menyeluruh, mendalam tentang suatu keadaan atau gejala yang diteliti. Data sekunder dalam penelitian ini diperoleh dengan cara studi kepustakaan dan kajian dokumen.
Dari hasil analisis, dalam pelaksanaan perjanjian waralaba Super Wash Laundry ditemukan sejumlah pasal yang lebih mengutamakan kepentingan franchisor dibanding franchisee. Hal ini terlihat dari dicantumkannya klausula eksonerasi yang menyatakan tunduknya konsumen pada peraturan yang berupa aturan baru, tambahan, lanjutan dan/atau pengubahan lanjutan yang dibuat sepihak oleh pelaku usaha dalam masa konsumen memberi kuasa kepada pelaku usaha dalam masa konsumen memanfaatkan jasa yang dibelinya.
Kata Kunci : Waralaba, Eksonerasi
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Waralaba, Eksonerasi |
| Subjects: | Law |
| Divisions: | Faculty of Law > Department of Law |
| Depositing User: | Mr Perpus FH1 |
| Date Deposited: | 23 Oct 2026 06:49 |
| Last Modified: | 23 Oct 2026 06:49 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/63582 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
