Ashidiq, Tri Okto Bimo and Silviana, Ana (2025) PENYELESAIAN SENGKETA TANAH BERSERTIPIKAT GANDA MELALUI MEDIASI DI KANTOR PERTANAHAN KABUPATEN PURWAKARTA. Masters thesis, Magister Kenotariatan.
|
Text (HALAMAN JUDUL – PENGESAHAN)
1. COVER SAMPAI HALAMAN PENGESAHAN.pdf Download (203kB) |
|
|
Text (SURAT PERNYATAAN – KATA PENGANTAR)
2. SURAT PERNYATAAN SAMPAI KATA PENGANTAR.pdf Download (165kB) |
|
|
Text (ABSTRAK)
3. ABSTRAK.pdf Download (175kB) |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
4. DAFTAR ISI.pdf Download (154kB) |
|
|
Text (BAB I)
5. BAB I.pdf Restricted to Repository staff only Download (357kB) |
|
|
Text (BAB II)
6. BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (312kB) |
|
|
Text (BAB III)
7. BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (269kB) |
|
|
Text (BAB IV)
8. BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (142kB) |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
9. DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (187kB) |
|
|
Text (LAMPIRAN)
10. LAMPIRAN.pdf Download (315kB) |
Abstract
ABSTRAK
Permasalahan sengketa tanah bersertipikat ganda menjadi fenomena yang kompleks dan sering terjadi di Indonesia, termasuk di Kabupaten Purwakarta. Sertipikat ganda merupakan kondisi di mana satu bidang tanah dimiliki oleh lebih dari satu pihak berdasarkan dokumen sertipikat resmi yang berbeda. Hal ini tidak hanya menimbulkan ketidakpastian hukum, tetapi juga memicu konflik horizontal di masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor penyebab terjadinya penerbitan sertipikat ganda di Kabupaten Purwakarta serta mengevaluasi efektivitas penyelesaian sengketa tersebut melalui mediasi di Kantor Pertanahan setempat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan menganalisis faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya penerbitan sertipikat ganda atas tanah di Kabupaten Purwakarta, dan untuk mengetahui dan menganalisis proses penyelesaian sengketa tanah bersertipikat ganda melalui mediasi di Kantor Pertanahan Kabupaten Purwakarta dan untuk hambatan dan solusi dalam pelaksanaan penyelesaian sengketa hak atas tanah bersetipikat ganda di Kantor Pertanahan Kabupaten Purwakarta. Metode pendekatan yuridis empiris dengan spesifikasi penelitian deskriptif analitis. Data yang dikumpulkan terdiri dari data primer, yang diperoleh langsung melalui penelitian lapangan, serta data sekunder berfungsi untuk melengkapi data primer. Analisis data dilakukan secara kualitatif dengan penarikan kesimpulan secara induktif. Faktor penyebab terjadinya sertipikat ganda di Kabpuaten Purwakartayaitu Kurang tertibnya administrasi pertanahan di masa lalu, Kesalahan Teknis dalam Pengukuran dan Pemetaan, dan Kurangnya Edukasi kepada Masyarakat. Proses penyelesaian sersertipikat ganda di Kantor Pertanahan Kabupaten Purwakarta berawal dari pengaduan masyarakat,
Lalu pihak Kantor Pertanahan Kabupaten Purwakarta mengkaji dan meneliti masalah terkait, Selanjutnya tim Kantor Pertanahan Kabupaten Purwakarta menyusun laporan hasil
penelitian untuk menjadi rekomendasi penyelesaian masalah. Lalu Kantor Pertanahan Kabupaten Purwakarta memanggil para pihak untuk melakukan mediasi untuk mencari Solusi terbaik. Hambatan utama Kantor Pertanahan Kabupaten Purwakarta dalam mediasi sengketa tanah bersertipikat ganda adalah ketidakhadiran atau itikad tidak baik dari para pihak, Solusi yang diperlukan untuk meminimalisir terjadinya sengketa tanah bersetipikat ganda yaitu Penegasan Kewajiban dan Sanksi Administratif, Digitalisasi Data Pertanahan, Penertiban dan Pembaruan Data, Peningkatan Kompetensi dan Integritas Petugas pertanahan, Pengawasn dan Penegakan Hukum. Kesimpulan dari penulis ialah faktor utama penyebab terjadinya sertipikat ganda di Kabupaten Purwakarta meliputi kurang tertibnya administrasi pertanahan di masa lalu, kesalahan teknis dalam pengukuran dan pemetaan, serta kurangnya edukasi kepada Masyarakat. Untuk mencegah sertipikat ganda yaitu penegasan kewajiban dan sanksi administratif, digitalisasi dan integrasi data pertanahan, penertiban dan pembaruan data, peningkatan kompetensi petugas, serta pengawasan dan penegakan hukum yang ketat. Dengan pendekatan ini, diharapkan dapat meningkatkan efektivitas penyelesaian sengketa dan mencegah terjadinya sertifikat ganda di masa depan.
Kata Kunci: Sengketa tanah, sertipikat ganda, mediasi, Kantor Pertanahan,
kepastian hukum, Kabupaten Purwakarta.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Divisions: | Faculty of Law > Master Program in Notary |
| Depositing User: | Magister Kenotariatan |
| Date Deposited: | 22 Oct 2026 06:08 |
| Last Modified: | 22 Oct 2026 06:08 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/63538 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
