Gayatri, Harinda (2026) Pengaruh Jumlah Direksi, Proporsi Komisaris Independen, Dan Persentase Kehadiran Rapat Direksi Terhadap Risiko Operasional Pada Perusahaan Perbankan (Studi Empiris Pada Perusahaan Bank Tahun 2022-2025). Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.
|
Text
TA-Harinda Gayatri-40011422650246.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
|
|
Text
Teks Sampul - 40011422650246.pdf - Published Version Download (287kB) |
|
|
Text
Bab 1 - 40011422650246.pdf - Published Version Download (71kB) |
|
|
Text
Bab 2 - 40011422650246.pdf - Published Version Download (82kB) |
|
|
Text
Bab 3 - 40011422650246.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (328kB) | Request a copy |
|
|
Text
Bab 4 - 40011422650246.pdf - Published Version Download (342kB) |
|
|
Text
Bab 5 - 40011422650246.pdf - Published Version Download (84kB) |
|
|
Text
Daftar Pustaka - 40011422650246.pdf - Published Version Download (90kB) |
|
|
Text
Lampiran - 40011422650246.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (303kB) | Request a copy |
Abstract
Risiko operasional merupakan salah satu risiko utama dalam industri perbankan yang dapat timbul akibat kegagalan proses internal, kesalahan sumber daya manusia, kegagalan sistem, maupun peristiwa eksternal. Penerapan tata kelola perusahaan yang efektif diperlukan untuk memperkuat pengawasan dan pengendalian risiko operasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh jumlah direksi, proporsi komisaris independen, dan persentase kehadiran rapat direksi terhadap risiko operasional pada perusahaan sektor perbankan periode 2022–2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari database Bloomberg Laboratorium FEB Undip dan laporan tahunan
perusahaan. Sampel ditentukan menggunakan teknik purposive sampling sehingga diperoleh 24 perusahaan dengan total 96 observasi. Risiko operasional diukur menggunakan Aset Tertimbang Menurut Risiko (ATMR) Risiko Operasional, sedangkan pengaruh variabel independen dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan IBM SPSS Statistics 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah direksi berpengaruh positif dan signifikan terhadap risiko operasional, sedangkan proporsi komisaris independen tidak berpengaruh signifikan terhadap risiko operasional. Persentase kehadiran rapat direksi juga tidak berpengaruh signifikan terhadap risiko operasional.
Kata Kunci: Jumlah Direksi, Proporsi Komisaris Independen, dan Persentase Kehadiran Rapat Direksi, Risiko Operasional, Tata Kelola Perusahaan.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kata Kunci: Jumlah Direksi, Proporsi Komisaris Independen, dan Persentase Kehadiran Rapat Direksi, Risiko Operasional, Tata Kelola Perusahaan. |
| Subjects: | Economics and Business > Accounting |
| Divisions: | School of Vocation > Diploma in Accounting |
| Depositing User: | Oktavia Perpus Vokasi |
| Date Deposited: | 22 Oct 2026 05:07 |
| Last Modified: | 22 Oct 2026 05:07 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/63524 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
