Dewi, Roseleni Fitri Primarini and Badriyah, Siti Malikhatun (2025) KEDUDUKAN AKTA PERJANJIAN PENGIKATAN JUAL BELI (PPJB) NOTARIS TERHADAP OBJEK JUAL BELI YANG MASUK DALAM BOEDEL PAILIT. Masters thesis, Magister Kenotariatan.
|
Text (HALAMAN JUDUL – PENGESAHAN)
COVER DEPAN.pdf Download (674kB) |
|
|
Text (SURAT PERNYATAAN – KATA PENGANTAR)
SURAT PERNYATAAN.pdf Download (636kB) |
|
|
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf Download (636kB) |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
DAFTAR ISI.pdf Download (636kB) |
|
|
Text (BAB I)
BAB I.pdf Restricted to Repository staff only Download (636kB) |
|
|
Text (BAB II)
BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (636kB) |
|
|
Text (BAB III)
BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (637kB) |
|
|
Text (BAB IV)
BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (636kB) |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (637kB) |
Abstract
ABSTRAK
PPJB merupakan akta notaris yang mengikat antara penjual dengan pembeli sebelum akta jual beli (AJB) dibuat, tetapi belum memindahkan hak milik atas objek yang diperjualbelikan subjek hukum yang dipailitkan, seluruh hartanya akan masuk dalam boedel pailit. Kondisi pailit ini tentu merugikan bagi pembeli yang dalam hal ini telah melakukan PPJB. Permasalahan yang akan diangkat dalam penelitian ini yakni 1) Bagaimana kedudukan akta PPJB Notaris terhadap objek jual beli yang masuk dalam boedel pailit? 2) Bagaimana tanggung jawab Notaris terhadap PPJB yang masuk dalam boedel pailit? Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis kedudukan akta perjanjian pengikatan jual beli Notaris terhadap objek jual beli yang masuk dalam boedel pailit dan tanggung jawab Notaris terhadap akta PPJB yang masuk dalam boedel pailit. Metode penelitian yang peneliti gunakan adalah yuridis empiris, spesifikasi penelitian menggunakan deskriptif analitis. Sumber dan jenis data dalam penelitian ini berupa data primer berupa wawancara dengan narasumber dan sumber data sekunder yang terdiri atas bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder. Tehnik pengumpulan data berupa studi lapangan dan studi kepustakaan. Tehnik analisa data penulis menggunakan data kualitatif. Hasil penelitian diperoleh yakni: 1) bahwa kedudukan PPJB yang objeknya masuk dalam boedl pailit tidak serta merta membatalkan akta tersebut sepanjang persyaratan dalam pembuatan akta terpenuhi. Jika PPJB dibuat sebelum adanya putusan pailit dari Pengadilan Niaga, maka akta tersebut tetap berlaku. 2) Notaris dapat dimintai pertanggungjawaban apabila terbukti melakukan kelalaian atau kesalahan. Jika PPJB dibuat setelah penetapan pailit dari pengadilan niaga, maka notaris harus bertanggung jawab berdasarkan teori tanggung jawab berdasarkan kesalahan. Saran yang dapat diberikan yakni Notaris sebagai pejabat umum harus melaksanakan kewajibannya dengan prinsip kehati-hatian serta memastikan status hukum dari penjual apakah penjual merupakan debitur pailit atau tidak. Kepatuhan terhadap prinsip kehati-hatian menjadi unsur mutlak untuk menjaga integritas jabatan notaris sebagai pejabat umum.
Kata Kunci : Perjanjian Pengikatan Jual Beli, Akta Jual Beli, Notaris, Kepailitan
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Divisions: | Faculty of Law > Master Program in Notary |
| Depositing User: | Magister Kenotariatan |
| Date Deposited: | 22 Oct 2026 02:27 |
| Last Modified: | 22 Oct 2026 02:27 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/63503 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
