Natalia, Ria Evarini and Priyono, Ery Agus (2025) PERTANGGUNGJAWABAN NOTARIS DALAM PEMBUATAN PERJANJIAN PENGIKATAN JUAL BELI APARTEMEN/RUMAH SUSUN DENGAN PIHAK KETIGA TANPA PERSETUJUAN DAN TANPA DIKETAHUI OLEH PIHAK PENGEMBANG/DEVELOPER. Masters thesis, Magister Kenotariatan.
|
Text (HALAMAN JUDUL – PENGESAHAN)
cover-pengesahan.pdf Download (15MB) |
|
|
Text (SURAT PERNYATAAN – KATA PENGANTAR)
surat pernyataan-pengantar.pdf Download (22MB) |
|
|
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf Download (364kB) |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
DAFTAR ISI.pdf Download (341kB) |
|
|
Text (BAB I)
BAB I.pdf Restricted to Repository staff only Download (574kB) |
|
|
Text (BAB II)
BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (600kB) |
|
|
Text (BAB III)
BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (577kB) |
|
|
Text (BAB IV)
BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (188kB) |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (501kB) |
|
|
Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf Download (681kB) |
Abstract
ABSTRAK
Notaris adalah seorang pejabat umum yang diangkat oleh negara yang memiliki wewenang untuk membuat akta autentik yang dikarenakan jabatannya harus dilaksanakan salah diantaranya secara amanah, menjunjung tinggi kejujuran, cermat, seksama, sehingga Notaris berkewajiban untuk bertanggung jawab atas perbuatannya sehubungan dengan pekerjaannya dalam membuat akta autentik. Pelaksanaan Notaris dalam membuat akta terutama dalam kasus yang penulis teliti mengenai akta PPJB, sering dijumpai Notaris tidak memeriksa dan meneliti dokumen-dokumen yang bersangkutan dalam pembuatan akta PPJB mengakibatkan kerugian bagi para pihak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pertanggungjawaban Notaris dalam pembuatan perjanjian pengikatan jual beli (PPJB) apartemen/rumah susun dengan pihak ketiga tanpa persetujuan dan tanpa diketahui oleh pihak pengembang/developer, serta mengetahui dan menganalisis perlindungan bagi pihak ketiga dalam PPJB apartemen/rumah susun tanpa persetujuan dan tanpa diketahui oleh pihak pengembang/developer. Metode Pendekatan yang digunakan dalam penelitian yaitu yuridis empiris, spesifikasi penelitian berupa penelitian deskriptif analitis. Peneliti melakukan sumber data dan jenisnya dalam wujud data sekunder dan data primer. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam melakukan melakukan penelitian ini yaitu studi Pustaka dan wawancara. Teknik Analisis data yaitu dengan anilis kualitatif. Hasil penelitian ini, Notaris dalam membuat akta PPJB melanggar ketentuan Pasal 16 ayat (1) huruf a UUJN, sehingga perbuatan Notaris dapat dikualifikasi dalam perbuatan melawan hukum Pasal 1365 KUHPerdata yang mengakibatkan Notaris bertanggung jawab atas perbuatannya yaitu berupa tanggung jawab Perdata, Pidana jika terbukti melakukan perbuatan yang dicantum dalam KUHPidana, UUJN dan Kode Etik Notaris, serta perlindungan hukum yang didapatkan dari pihak ketiga yang dirugikan berupa perlindungan hukum preventif dan represif. Notaris dalam menjalankan jabatannya perlu bertindak dengan penuh kehati-hatian, teliti, serta terus meningkatkan pengetahuan profesionalnya melalui pemahaman mendalam terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Kata Kunci : Notaris, PPJB, Tanggung Jawab, Perbuatan Melawan Hukum
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Divisions: | Faculty of Law > Master Program in Notary |
| Depositing User: | Magister Kenotariatan |
| Date Deposited: | 22 Oct 2026 02:08 |
| Last Modified: | 22 Oct 2026 02:08 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/63498 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
