Auliani, Intan Rifka and Roisah, Kholis (2025) PENYELESAIAN KASUS RE-UPLOAD KONTEN VIDEO DIGITAL PADA PLATFORM INSTAGRAM (STUDI KASUS SEMARANGFOODGRAM). Masters thesis, Magister Kenotariatan.
|
Text (HALAMAN JUDUL – PENGESAHAN)
1. COVER & HAL PENGESAHAN.pdf Download (251kB) |
|
|
Text (SURAT PERNYATAAN – KATA PENGANTAR)
2. SURAT PERNYATAAN & KATA PENGANTAR.pdf Download (245kB) |
|
|
Text (ABSTRAK)
3. ABSTRAK.pdf Download (270kB) |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
4. DAFTAR ISI.pdf Download (214kB) |
|
|
Text (BAB I)
BAB I.pdf Restricted to Repository staff only Download (356kB) |
|
|
Text (BAB II)
BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (403kB) |
|
|
Text (BAB III)
BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (576kB) |
|
|
Text (BAB IV)
BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (239kB) |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (264kB) |
|
|
Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf Download (1MB) |
Abstract
ABSTRAK
Identifikasi karya cipta konten video digital sebagai bentuk kreatifitas diberikan kepada pembuat ide atau gagasan. Pada platform Instagram bagi setiap pengguna nya yang memproduksi dan mengunggah konten video secara orisinal dikategorikan sebagai pembuat ide gagasan karya cipta yang dilindungi hak nya secara ekslusif. Adanya fenomena reupload atau pengunggahan ulang konten video digital pada Instagram bisa dikategorikan sebagai pelanggaran hak cipta secara moral dan ekonomi pada saat tidak menyantumkan nama dari pencipta konten dan adanya indikasi secara komersial yang dapat merugikan pencipta. Tujuan dari penelitian ini adalah guna mengkaji pengaturan reupload atau pengunggahan ulang konten video digital di Instagram menurut Undang-Undang Hak Cipta No 28 Tahun 2014 dan menganalisa perlindungan hukum serta sanksi yang dapat diberlakukan dalam kasus pengunggahan ulang konten video digital di Instagram pada akun semarangfoodgram. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan yuridis empiris menggunakan data premier dan sekunder. Pengumpulan data dilakukan melalui studi kepustakaan dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan yaitu melalui pendekatan deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, bahwa pengaturan hukum dalam pembuatan dan penyebarluasan konten hak cipta atas konten video digital melalui instagram, mengacu kepada aturan-aturan internal yang ditetapkan oleh instagram dalam ketentuan penggunaan instagram (term of use). Adanya fakta bahwa akun Instagram kulinerasik mengunggah ulang konten milik semarangfoodgram secara mentah–mentah hingga menyebabkan misleading informasi pada masyarakat. Hal ini melanggar ketentuan hak moral dan ekonomi pada aturan Undang-Undang Hak Cipta No 28 Tahun 2014, karena dengan mengunggah ulang konten video digital artinya mengambil alih seluruh hak pencipta atas ciptaannya dengan mengabaikan hak moral yang melekat secara abadi pada diri pencipta yang sifatnya tidak dapat dialihkan demi keuntungan komersil. Bentuk perlindungan hukum bagi pihak semarangfoodgram sebagai pemilik hak cipta yang orisinal adalah berupa hak untuk mengajukan gugatan ganti rugi secara perdata. Sanksi bagi akun kulinerasik yakni dengan pemblokiran akses dan takedown atau menutup seluruh konten yang melanggar hak cipta.
Kata Kunci : Pengunggahan Ulang; Konten Video Digital; Instagram.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Divisions: | Faculty of Law > Master Program in Notary |
| Depositing User: | Magister Kenotariatan |
| Date Deposited: | 21 Oct 2026 01:43 |
| Last Modified: | 21 Oct 2026 01:43 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/63423 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
