Fadhilah, Naily and Priyono, Ery Agus (2023) PENERAPAN ASAS ITIKAD BAIK SEBAGAI INDIKATOR KEADILAN DALAM PERJANJIAN BAKU WARALABA (STUDI ANALISIS PERJANJIAN FRANCHISE KOPI GURAU). Masters thesis, Magister Kenotariatan.
|
Text (HALAMAN JUDUL – PENGESAHAN)
01 COVER-PENGESAHAN.pdf Download (241kB) |
|
|
Text (SURAT PERNYATAAN – KATA PENGANTAR)
02 SURAT PERNYATAAN-KATA PENGANTAR.pdf Download (262kB) |
|
|
Text (ABSTRAK)
03 ABSTRAK.pdf Download (35kB) |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
04 DAFTAR ISI.pdf Download (40kB) |
|
|
Text (BAB I)
05 BAB I.pdf Restricted to Repository staff only Download (309kB) |
|
|
Text (BAB II)
06 BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (337kB) |
|
|
Text (BAB III)
07 BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (339kB) |
|
|
Text (BAB IV)
08 BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (43kB) |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
09 DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (172kB) |
|
|
Text (LAMPIRAN)
10 LAMPIRAN.pdf Download (265kB) |
Abstract
ABSTRAK
Penerapan Asas Itikad Baik sebagai Indikator Keadilan dalam Perjanjian Baku Waralaba (Studi Analisis Perjanjian Franchise Kopi Gurau)
Pembuatan suatu perjanjian selain harus memperhatikan syarat sah perjanjian juga harus didasarkan pada beberapa asas atau prinsip umum yang terdapat pada hukum perjanjian, salah satunya yaitu asas itikad baik. Itikad baik adalah satu nilai yang menjadi tolak ukur dalam menentukan apakah suatu perjanjian itu layak atau tidak untuk dilaksanakan, karena ia merupakan penyaring yang didasari oleh nilai moral dan kepatutan bagi keberadaan sebuah perjanjian. Perjanjian franchise yang umumnya berbentuk baku telah melanggar asas kebebasan berkontrak, seperti halnya pada perjanjian franchise Kopi Gurai ini. Perjanjian yang seharusnya doing freely, namun telah dibuat terlebih dahulu secara sepihak tanpa adanya tawar-menawar, sehingga prestasi para pihak tidak seimbang yang akhirnya keadilan tidak tercapai. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bersifat kepustakaan dengan menggunakan pendekatan yuridis-normatif. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis penerapan asas itikad baik sebagai indikator keadilan dan peranannya dalam memberikan perlindungan bagi calon franchisee dalam perjanjian baku franchise Kopi Gurau. Adapun hasil penelitian ini adalah asas itikad baik dalam perjanjian franchise Kopi Gurau belum diterapkan dengan sepenuhnya, hal tersebut dapat dilihat dengan adanya ketidakseimbangan hak-hak dan kewajiban-kewajiban antara antara para pihak di dalam perjanjian franchise yang berbentuk baku tersebut. Franchisor memiliki hak yang lebih banyak dan sedikit kewajiban daripada franchisee. Begitupun sebaliknya, franchisee memiliki kewajiban yang lebih banyak dan sedikit atas haknya daripada franchisor. Apabila keseimbangan tersebut tidak tercapai, maka keadilan bagi para pihak belum terwujud. Akibatnya, peranan asas itikad baik tersebut juga belum tercapai dengan baik dalam memberikan perlindungan bagi calon franchisee. Asas itikad baik dalam perjanjian berperan mulai tahap pra kontrak yaitu dengan diterapkannya itikad baik subjektif, hingga tahap pelaksanaan kontrak yaitu dengan diterapkannya itikad baik objektif.
Kata Kunci : Asas Itikad Baik, Perjanjian Franchise, Keadilan
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Divisions: | Faculty of Law > Master Program in Notary |
| Depositing User: | Magister Kenotariatan |
| Date Deposited: | 20 Oct 2026 03:31 |
| Last Modified: | 20 Oct 2026 03:31 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/63385 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
