SAPUTRI, ALFIYAN NUR and Rahmiaji, Lintang Ratri (2026) KONSTRUKSI MAKNA PERNIKAHAN PADA TREN “MARRIAGE IS SCARY” DI MEDIA SOSIAL Analisis Isi Kualitatif Fenomena #marriageisscary di Media Sosial TikTok. Masters thesis, Universitas Diponegoro Semarang.
|
Text
Cover 0.pdf - Published Version Download (12MB) |
|
|
Text
BAB I.pdf - Published Version Download (2MB) |
|
|
Text
BAB II.pdf - Published Version Download (141kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf - Published Version Download (1MB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf - Published Version Download (197kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf - Published Version Download (124kB) |
|
|
Text
Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (148kB) |
|
|
Text
Lampiran.pdf - Published Version Download (536kB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan memahami konstruksi makna pernikahan yang terbentuk dalam
unggahan bertagar #marriageisscary di TikTok. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif
dengan paradigma konstruktivis dan metode analisis isi kualitatif Klaus Krippendorff. Data
diperoleh melalui penelusuran unggahan #marriageisscary pada periode Agustus 2024–Mei 2025
dan dianalisis terhadap 69 unggahan yang memenuhi kriteria penelitian. Analisis dilakukan dengan
memperhatikan teks, diksi, narasi, tema, serta konteks sosial budaya, dengan teori konstruksi sosial
realitas Peter L. Berger dan Thomas Luckmann sebagai landasan utama serta perspektif mediated
construction of reality dari Couldry dan Hepp sebagai konteks mediasi media digital. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa makna pernikahan dikonstruksi melalui keterhubungan antar tema
yang disampaikan melalui pengalaman. Tema kontrol mertua atau keluarga besar suami menjadi
tema eksplisit. Konstruksi tersebut memosisikan pernikahan bukan semata sebagai institusi ideal
dan tujuan hidup, melainkan sebagai keputusan relasional yang perlu dipertimbangkan
berdasarkan kondisi, kesiapan, dan pilihan individu. Pertukaran pengalaman dan respons
antarpengguna kemudian memungkinkan pemaknaan tersebut memperoleh pengakuan secara
intersubjektif. Temuan utama penelitian menunjukkan munculnya logika alternatif bahwa “tidak
menikah tidak apa-apa”, yang menjadikan kehidupan tanpa pernikahan sebagai kemungkinan
hidup yang logis dan dapat diterima dalam kondisi tertentu. Dengan demikian, #marriageisscary
tidak hanya mengonstruksi pernikahan sebagai relasi yang rentan risiko, tetapi juga memperluas
kemungkinan pemaknaan mengenai kehidupan di luar pernikahan dalam ruang media digital.
Kata Kunci: konstruksi makna, pernikahan, #marriageisscary, TikTok, konstruktivis, analisis isi
kualitatif
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Subjects: | Social Science and Political Science |
| Divisions: | Faculty of Social and Political Sciences > Master Program in Communication Science |
| Depositing User: | Soleh MIKOM |
| Date Deposited: | 20 Oct 2026 04:18 |
| Last Modified: | 20 Oct 2026 04:18 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/63367 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
