Putra, Alfito Bramantia and Santoso, Budi (2026) PROBLEMATIKA PENGGUNAAN HAK CIPTA SEBAGAI JAMINAN FIDUSIA DI INDONESIA. Masters thesis, Magister Kenotariatan.
|
Text (HALAMAN JUDUL – PENGESAHAN)
1. Cover - Pengesahan.pdf Download (1MB) |
|
|
Text (SURAT PERNYATAAN – KATA PENGANTAR)
2. Pernyataan - Kata pengantar.pdf Download (1MB) |
|
|
Text (ABSTRAK)
3. Abstrak.pdf Download (122kB) |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
4. Daftar Isi.pdf Download (132kB) |
|
|
Text (BAB I)
5. BAB I.pdf Restricted to Repository staff only Download (304kB) |
|
|
Text (BAB II)
6. BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (320kB) |
|
|
Text (BAB II)
6. BAB II.pdf Download (320kB) |
|
|
Text (BAB III)
7. BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (467kB) |
|
|
Text (BAB IV)
8. BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (114kB) |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
9. Daftar Pustaka.pdf Download (123kB) |
Abstract
ABSTRAK
Penggunaan hak cipta sebagai jaminan fidusia merupakan langkah inovatif dalam mendukung pembiayaan bagi pelaku ekonomi kreatif di Indonesia. Landasan hukum telah tersedia mulai dari Undang-Undang Nomor 42 Tahun 1999 tentang Jaminan Fidusia, Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta, Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2019 tentang Ekonomi Kreatif, hingga Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2022 tentang Ekonomi Kreatif, namun penerapan hak cipta sebagai jaminan fidusia masih menghadapi berbagai problematika yang berkaitan dengan kesiapan regulasi penggunaan hak cipta sebagai jaminan fidusia dan berbagai problematika lainnya, seperti: ketidakharmonisan regulasi, pedoman teknis penggunaan hak cipta yang belum efektif, hingga ketidaktahuan pelaku ekonomi kreatif untuk memanfaatkan nilai ekonomi dari karyanya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesiapan regulasi, mengetahui problematika, dan memberikan penyelesaian dalam penggunaan hak cipta sebagai jaminan fidusia di Indonesia, khususnya dengan menggunakan kerangka tiga komponen sistem hukum Lawrence M. Friedman, yaitu struktur, substansi, dan budaya hukum. Metode penelitian yang dipakai adalah normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan deskriptif analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara normatif peraturan perundang-undangan telah membuka peluang bagi hak cipta untuk dijadikan objek jaminan fidusia, akan tetapi kesiapan regulasi yang bersifat teknis seperti mekanisme valuasi dan eksekusi menyebabkan penggunaan hak cipta sebagai jaminan fidusia masih sulit dilakukan. Problematika dalam struktur, substansi, dan budaya yang melibatkan Pemerintah, Lembaga Keuangan, MAPPI, LMK dan Notaris serta pelaku memperlihatkan bahwa efektivitas pengaturan belum sepenuhnya tercapai meskipun dasar hukum telah tersedia. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan penggunaan hak cipta sebagai jaminan fidusia sangat bergantung pada penguatan regulasi teknis, sinergi lintas lembaga, serta perbaikan sikap dan pemahaman para pelaku ekonomi kreatif dan lembaga keuangan, sehingga hak cipta dapat dioptimalkan sebagai aset ekonomi yang layak dijaminkan.
Kata Kunci: Problematika; Hak Cipta; Jaminan Fidusia.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Divisions: | Faculty of Law > Master Program in Notary |
| Depositing User: | Magister Kenotariatan |
| Date Deposited: | 15 Oct 2026 03:22 |
| Last Modified: | 15 Oct 2026 03:22 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/63204 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
