Muslimah, Honest and Badriyah, Siti Malikhatun (2026) AKIBAT HUKUM TANAH OBJEK JAMINAN YANG BELUM DIIKAT SEMPURNA PADA BPR DALAM LIKUIDASI LEMBAGA PENJAMIN SIMPANAN. Masters thesis, Magister Kenotariatan.
|
Text (COVER-HALAMAN PENGESAHAN)
1. COVER sd Halaman Pengesahan Honest Muslimah.pdf Download (199kB) |
|
|
Text (SURAT PERNYATAAN)
2. Surat Pernyataan sd Kata Pengantar Honest Muslimah.pdf Download (171kB) |
|
|
Text (ABSTRAK)
3. ABSTRAK Honest Muslimah.pdf Download (161kB) |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
4. DAFTAR ISI Honest Muslimah.pdf Download (113kB) |
|
|
Text (BAB I)
5. BAB I Honest Muslimah.pdf Restricted to Repository staff only Download (377kB) |
|
|
Text (BAB II)
6. BAB II Honest Muslimah.pdf Restricted to Repository staff only Download (307kB) |
|
|
Text (BAB III)
7. BAB III Honest Muslimah.pdf Restricted to Repository staff only Download (319kB) |
|
|
Text (BAB IV)
8. BAB IV Honest Muslimah.pdf Restricted to Repository staff only Download (150kB) |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
9. DAFTAR PUSTAKA Honest Muslimah.pdf Download (147kB) |
Abstract
ABSTRAK
AKIBAT HUKUM TANAH OBJEK JAMINAN YANG BELUM DIIKAT SEMPURNA PADA BPR DALAM LIKUIDASI LEMBAGA PENJAMIN SIMPANAN
Bank Perkreditan Rakyat (BPR) yang telah dicabut izin usahanya oleh Otoritas Jasa Keuangan akan diambil alih oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) untuk dilakukan likuidasi. Pada proses likuidasi, LPS akan melakukan penyelesaian seluruh aset BPR. Pada praktiknya, terdapat aset piutang yang pengikatan jaminannya belum dilakukan secara sempurna, dalam hal ini hanya diperjanjikan dengan Surat Kuasa Membebankan Hak Tanggungan (SKMHT) saja. Hal ini menimbulkan adanya ketidakpastian atas status tanah yang menjadi objek jaminan sehingga mengakibatkan terhambatnya proses penyelesaian aset serta meningkatkan risiko hukum pada proses likuidasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis akibat hukum tanah objek jaminan yang belum diikat sempurna pada BPR dalam likuidasi LPS serta menganalisis perlindungan hukum bagi debitur pemilik tanah objek jaminan yang belum diikat sempurna pada BPR dalam likuidasi LPS. Penelitian ini menggunakan metode yuridis empiris, dengan menggunakan sumber data primer dan sekunder. Penelitian ini menggunakan spesifikasi penelitian evaluatif dengan teknik analisis data kualitatif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanah objek jaminan yang belum diikat sempurna tidak memberikan kedudukan hukum yang kuat bagi kreditur, kreditur hanya berkedudukan sebagai kreditur konkuren dan tidak memiliki hak untuk mengeksekusi tanah tersebut apabila debitur wanprestasi. Perlindungan hukum kepada debitur pemilik jaminan tanah yang belum diikat sempurna dapat berupa perlindungan hukum preventif sebagaimana telah diatur oleh Undang-Undang Hak Tanggungan bahwa debitur masih memiliki hak atas tanahnya sepanjang belum ada pengikatan hak tanggungan yang sah serta perlindungan hukum represif berupa kesempatan untuk mengajukan gugatan ke pengadilan apabila terjadi penyelewengan oleh tim likuidasi atas hak debitur pemilik tanah. LPS sebagai lembaga yang berwenang melakukan likuidasi, perlu membuat ketentuan terkait penyelesaian aset piutang BPR yang pengikatan jaminan tanahnya masih berupa SKMHT untuk memberikan kepastian dan perlindungan hukum bagi para pihak, baik BPR Dalam Likuidasi maupun debitur pemilik tanah.
Kata kunci: BPR; Likuidasi; Jaminan Belum Diikat Sempurna.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Divisions: | Faculty of Law > Master Program in Notary |
| Depositing User: | Magister Kenotariatan |
| Date Deposited: | 13 Oct 2026 03:00 |
| Last Modified: | 13 Oct 2026 04:04 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/63122 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
