RAMADHAN, M. ARIF (2026) LAPORAN TUGAS AKHIR REDESAIN GEDUNG B2D BENTENG FORT WILLEM I AMBARAWA BERDASARKAN ANALISIS SISTEM PROTEKSI KEBAKARAN. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.
|
Text
FULL BAB.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB 1.pdf - Published Version Download (339kB) |
|
|
Text
BAB 2.pdf - Published Version Download (237kB) |
|
|
Text
BAB 3.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (138kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB 4.pdf - Published Version Download (161kB) |
|
|
Text
BAB 5.pdf - Published Version Download (59kB) |
|
|
Text
DAFPUS.pdf - Published Version Download (85kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (7MB) | Request a copy |
Abstract
Gedung B2d merupakan salah satu bangunan yang berada di kawasan Benteng Fort Willem I Ambarawa yang direncanakan menjadi kawasan wisata. Sebagai bangunan cagar budaya yang akan dibuka untuk umum, keberadaan sistem proteksi kebakaran menjadi sangat penting guna menjaga keselamatan pengunjung serta kelestarian bangunan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pedoman teknis sistem proteksi kebakaran yang dapat diterapkan serta mengevaluasi tingkat kesesuaian penerapan sistem proteksi kebakaran pada Gedung B2d Benteng Fort Willem I Ambarawa berdasarkan peraturan yang berlaku.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi lapangan menggunakan checklist berdasarkan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum No.26/PRT/M/2008 tentang Persyaratan Teknis Sistem Proteksi Kebakaran pada Bangunan Gedung dan Lingkungan. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan skala Likert untuk menilai tingkat kesesuaian kondisi eksisting dengan standar yang ditetapkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar komponen sistem proteksi kebakaran pada Gedung B2d belum tersedia atau belum memenuhi standar, baik pada sistem proteksi aktif, proteksi pasif, kelengkapan tapak, maupun sarana penyelamatan.
Nilai rata-rata hasil penilaian sebesar 1,75 yang menunjukkan bahwa kondisi existing sistem proteksi kebakaran pada Gedung B2d tidak memenuhi persyaratan sesuai dengan peraturan yang berlaku. Oleh karena itu, diperlukan upaya peningkatan dan perencanaan sistem proteksi kebakaran yang meliputi penyediaan sistem proteksi aktif, peningkatan proteksi pasif, penyediaan kelengkapan tapak, serta sarana penyelamatan guna meningkatkan keselamatan bangunan dan pengguna di masa mendatang.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | sistem proteksi kebakaran, bangunan cagar budaya, Benteng Willem I Ambarawa, keselamatan kebakaran, kepatuhan terhadap peraturan. |
| Subjects: | Engineering > Architecture Engineering Engineering |
| Divisions: | School of Vocation > Diploma in Architecture |
| Depositing User: | Oktavia Perpus Vokasi |
| Date Deposited: | 05 Oct 2026 01:15 |
| Last Modified: | 05 Oct 2026 01:15 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/62710 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
