PAREGATA, IKHLASA and Trihastuti, Nanik and Setiyono, Joko (2021) PENGGUNAAN CRYPTOCURRENCY UNTUK PENDANAAN KEGIATAN TERORISME DALAM KASUS AL-QASSAM BRIGADES. _022 HI 2021. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.
|
Text
022 Ikhlasa Paregata - cover.pdf Restricted to Repository staff only Download (419kB) |
|
|
Text
022 Ikhlasa Paregata - abstrak.pdf Download (184kB) |
|
|
Text
022 Ikhlasa Paregata - bab 1.pdf Restricted to Repository staff only Download (317kB) |
|
|
Text
022 Ikhlasa Paregata - bab 2.pdf Restricted to Repository staff only Download (446kB) |
|
|
Text
022 Ikhlasa Paregata - bab 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (451kB) |
|
|
Text
022 Ikhlasa Paregata - bab 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (167kB) |
|
|
Text
022 Ikhlasa Paregata - dapus.pdf Download (176kB) |
Abstract
Pendanaan terorisme adalah suatu tindakan pendanaan aksi teroris atau organisasi teroris dimana aspek pendanaan merupakan mata rantai penting di balik aksi terorisme. Pesatnya perkembangan teknologi membuat para teroris mendapatkan ide baru dalam pendanaan mereka. Salah satu kelompok teroris itu adalah Al-Qassam Brigades (AQB), mereka menggunakan Cryptocurrency untuk salah satu metode pendanaan mereka. Permasalahan yang diteliti dalam penulisan hukum ini ialah mengenai legalitas penggunaan Cryptocurrency untuk pendanaan kegiatan terorisme menurut Konvensi Internasional Pemberantasan Pendanaan
Terorisme, serta bagaimana upaya penanggulangan dari penggunaan Cryptocurrency untuk pendanaan kegiatan terorisme dalam kasus AQB. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Cryptocurrency yang digunakan untuk pendanaan terorisme melanggar ketentuan dalam International Convention for the
Suppression of the Financing of Terrorism 1999. Dalam konvensi tersebut maupun United Nations Security Council Resolution 2462 tidak dirinci secara detail mengenai Cryptocurrency, namun Cryptocurrency termasuk dalam kategori dana yang dimaksud dalam konvensi. Upaya penanggulangan penggunaan Cryptocurrency yang digunakan sebagai sarana untuk pendanaan terorisme dalam kasus AQB yaitu penyitaan atau pembekuan dana yang akan digunakan untuk tujuan terorisme, serta dilakukan penuntutan terhadap para pelaku. FATF memperbarui rekomendasinya terkait the international anti-money laundering and combating the financing of terrorism and proliferation (AML/CFT) standards sebagai respon penggunaan Cryptocurrency yang digunakan untuk pendanaan terorisme oleh kelompok AQB.
Kata kunci: Pendanaan Terorisme, Cryptocurrency, International Convention for the Suppression of the Financing of Terrorism 1999
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Pendanaan Terorisme, Cryptocurrency, International Convention for the Suppression of the Financing of Terrorism 1999 |
| Subjects: | Law |
| Divisions: | Faculty of Law > Department of Law |
| Depositing User: | fahimah FH |
| Date Deposited: | 18 May 2022 01:23 |
| Last Modified: | 07 Nov 2025 07:00 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/6237 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
