Farizky, Dimas Arya and Naryoso, Agus (2026) PENGARUH TERPAAN HOAKS POLITIK DAN INTENSITAS KONSUMSI KONTEN POLITIK DI MEDIA SOSIAL TERHADAP MINAT PARTISIPASI POLITIK GENERASI Z DI KOTA SEMARANG. Undergraduate thesis, FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS DIPONEGORO.
|
Text
Dimas Arya Farizky_14040122140207_COVER.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (4MB) |
|
|
Text
Dimas Arya Farizky_14040122140207_BAB 1.pdf - Submitted Version Download (512kB) |
|
|
Text
Dimas Arya Farizky_14040122140207_BAB 2.pdf - Submitted Version Download (226kB) |
|
|
Text
Dimas Arya Farizky_14040122140207_BAB 3.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (998kB) |
|
|
Text
Dimas Arya Farizky_14040122140207_BAB 4.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (331kB) |
|
|
Text
Dimas Arya Farizky_14040122140207_BAB 5.pdf - Submitted Version Download (286kB) |
|
|
Text
Dimas Arya Farizky_14040122140207_DAPUS.pdf - Submitted Version Download (199kB) |
|
|
Text
Dimas Arya Farizky_14040122140207_LAMPIRAN.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (671kB) |
Abstract
Generasi Z bersama generasi milenial menyumbang lebih dari separuh daftar pemilih
tetap pada Pemilu 2024, menjadikan mereka penentu utama arah demokrasi Indonesia. Sebagai
digital native, generasi ini mengandalkan media sosial sebagai ruang utama memperoleh dan
mengolah informasi politik. Namun, besarnya bobot demografis tersebut tidak sejalan dengan
kuatnya partisipasi politik substantif: berbagai survei menunjukkan tingkat ketidakpuasan
terhadap demokrasi, rendahnya minat terjun ke politik formal, serta sikap skeptis yang tinggi
di kalangan Gen Z. Fenomena ini menimbulkan pertanyaan mengenai arah pengaruh ekosistem
informasi digital, di mana intensitas konsumsi konten politik berpotensi memperkuat
keterlibatan, sementara terpaan hoaks politik yang membanjiri ruang yang sama berpotensi
melemahkannya.
Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh terpaan hoaks politik dan intensitas
konsumsi konten politik di media sosial, baik secara parsial maupun simultan, terhadap minat
partisipasi politik Generasi Z di Kota Semarang. Penelitian menggunakan pendekatan
kuantitatif eksplanatori dengan teknik non-probability sampling berupa purposive sampling.
Data dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert terhadap sedikitnya 100 responden
Generasi Z yang berdomisili dan aktif bermedia sosial di Kota Semarang. Analisis dilakukan
menggunakan regresi linear berganda setelah melalui uji reliabilitas, validitas, serta uji asumsi
klasik.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terpaan hoaks politik berpengaruh negatif dan
signifikan terhadap minat partisipasi politik, sedangkan intensitas konsumsi konten politik di
media sosial berpengaruh positif dan signifikan. Secara simultan, kedua variabel tersebut
berpengaruh signifikan dan mampu menjelaskan 41,1% variasi minat partisipasi politik
Generasi Z. Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi paparan hoaks yang diterima,
semakin rendah minat partisipasi politik Gen Z, sementara semakin aktif mereka mengonsumsi
konten politik yang kredibel, semakin tinggi pula minat tersebut. Penelitian ini menegaskan
bahwa media sosial berperan ganda dalam demokrasi digital: sebagai ruang yang dapat
memperluas keterlibatan politik sekaligus sebagai saluran penyebaran misinformasi yang
mengikis kepercayaan dan kemauan generasi muda untuk berpartisipasi.
Kata kunci : terpaan hoaks politik, konsumsi konten politik, minat partisipasi politik,
Generasi Z, media sosial
192 Ilmu Komunikasi 2026
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Social Science and Political Science |
| Divisions: | Faculty of Social and Political Sciences > Department of Communication |
| Depositing User: | diana nirwani |
| Date Deposited: | 29 Sep 2026 09:19 |
| Last Modified: | 30 Sep 2026 05:47 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/62206 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
