Viera, Nathania Auryn and Lituhayu, Dyah (2026) Implementasi Kebijakan Aksesibilitas Pelayanan Transportasi Publik Commuter Line Bagi Penyandang Disabilitas di Stasiun Pasar Senen Jakarta Pusat. Undergraduate thesis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Diponegoro.
|
Text
Nathania Auryn Viera_14020122140177_Cover.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (397kB) |
|
|
Text
Nathania Auryn Viera_14020122140177_BAB I.pdf - Submitted Version Download (941kB) |
|
|
Text
Nathania Auryn Viera_14020122140177_BAB II.pdf - Submitted Version Download (218kB) |
|
|
Text
Nathania Auryn Viera_14020122140177_BAB III.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (362kB) |
|
|
Text
Nathania Auryn Viera_14020122140177_BAB IV.pdf - Submitted Version Download (184kB) |
|
|
Text
Nathania Auryn Viera_14020122140177_Daftar Pustaka.pdf - Submitted Version Download (166kB) |
|
|
Text
Nathania Auryn Viera_14020122140177_Lampiran.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (505kB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan aksesibilitas
pelayanan transportasi publik Commuter Line bagi penyandang disabilitas di
Stasiun Pasar Senen Jakarta Pusat serta mengidentifikasi faktor-faktor yang
mendukung dan menghambat pelaksanaannya. Penelitian menggunakan metode
kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui observasi,
wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan
Huberman. Analisis implementasi kebijakan mengacu pada indikator aksesibilitas
John Black dan teori implementasi kebijakan Van Meter dan Van Horn. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan aksesibilitas di Stasiun
Pasar Senen belum optimal. Beberapa fasilitas pendukung bagi penyandang
disabilitas masih belum memenuhi standar, seperti akses menuju peron, guiding
block, serta sistem informasi yang ramah disabilitas. Selain itu, kompetensi petugas
dalam memberikan pelayanan khusus masih perlu ditingkatkan. Di sisi lain,
komitmen dan sikap responsif petugas menjadi faktor pendukung dalam
pelaksanaan pelayanan. Adapun faktor penghambat implementasi meliputi
keterbatasan anggaran, status bangunan sebagai cagar budaya, keterbatasan
kewenangan pengelola stasiun, serta rendahnya kesadaran masyarakat terhadap
pentingnya aksesibilitas bagi penyandang disabilitas. Oleh karena itu, diperlukan
peningkatan koordinasi dan komitmen seluruh pihak untuk mewujudkan pelayanan
transportasi publik yang lebih inklusif.
Kata kunci: implementasi kebijakan, aksesibilitas, transportasi publik, Commuter
Line, penyandang disabilitas.
194 Administrasi Publik 2026
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Social Science and Political Science |
| Divisions: | Faculty of Social and Political Sciences > Department of Public Administration |
| Depositing User: | diana nirwani |
| Date Deposited: | 29 Sep 2026 07:21 |
| Last Modified: | 29 Sep 2026 07:21 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/62169 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
