Martono, Muhammad Ilham Deryan and Handayani, Fitria (2026) Hubungan Mekanisme Koping dengan Post-Stroke Depression Di RSD K.R.M.T Wongsonegoro. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.
|
Text
Halaman Awal.pdf Download (712kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Restricted to Registered users only Download (293kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (449kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (496kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (294kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (306kB) |
|
|
Text
BAB VI.pdf Restricted to Registered users only Download (273kB) |
|
|
Text
Daftar Pustaka.pdf Download (194kB) |
|
|
Text
Lampiran.pdf Restricted to Registered users only Download (3MB) |
|
|
Text
Full Text.pdf Restricted to Registered users only Download (4MB) |
Abstract
Stroke merupakan gangguan neurologis yang dapat menyebabkan berbagai dampak, baik secara fisik maupun psikologis, salah satunya post-stroke depression (PSD). Kondisi tersebut dapat menghambat proses pemulihan serta menurunkan kualitas hidup pasien pasca stroke. Salah satu faktor yang berperan dalam membantu pasien menghadapi perubahan akibat stroke adalah mekanisme koping. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan mekanisme koping dengan kejadian post-stroke depression pada pasien pasca stroke di RSD K.R.M.T Wongsonegoro Semarang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel penelitian dipilih menggunakan teknik consecutive sampling. Pengukuran mekanisme koping dilakukan menggunakan instrumen Brief COPE-28, sedangkan tingkat depresi diukur menggunakan Patient Health Questionnaire-9 (PHQ-9). Analisis data dilakukan untuk mengetahui hubungan antara mekanisme koping dengan post-stroke depression. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mekanisme koping yang paling dominan digunakan pasien adalah problem focused coping sebesar (53,2%), sedangkan tingkat depresi terbanyak berada pada kategori depresi ringan sebesar (31,5%). Hasil analisis menunjukkan terdapat hubungan yang antara mekanisme koping dengan post-stroke depression (p=0,001), (r=-0,386). Problem focused coping dan emotional focused coping memiliki hubungan positif dengan PSD, sedangkan dysfunctional coping menunjukkan hubungan negatif dengan PSD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa problem focused coping merupakan mekanisme koping yang paling banyak digunakan oleh pasien. Mekanisme koping yang semakin adaptif berhubungan dengan tingkat depresi pasca stroke yang lebih rendah. Oleh karena itu, diperlukan upaya peningkatan kemampuan koping pasien melalui pemberian intervensi keperawatan yang tepat untuk mendukung proses adaptasi dan pemulihan pasien pasca stroke.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Mekanisme koping, Post-Stroke Depression, depresi, stroke |
| Subjects: | Medicine |
| Divisions: | Faculty of Medicine > Department of Nursing |
| Depositing User: | Keperawatan Undip |
| Date Deposited: | 29 Sep 2026 04:18 |
| Last Modified: | 29 Sep 2026 04:18 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/62125 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
