Razak, Giri Lazuardy (2026) ANALISIS PENGARUH SUDUT BILGE KEEL & PERUBAHAN BENTUK GEOMETRI BILGA KEEL TERHADAP GERAK ROLLING PADA KAPAL FISHING VESSEL 120 GT. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.
|
Text
Draft_Tugas Akhir_Roll Motion_Giri Lazuardy Razak_Final.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (6MB) | Request a copy |
|
|
Text
Cover.pdf - Published Version Download (835kB) |
|
|
Text
BAB 1 Pendahuluan.pdf - Published Version Download (657kB) |
|
|
Text
BAB 2 Tinjauan Pustaka.pdf - Published Version Download (738kB) |
|
|
Text
BAB 3 Metodelogi Penelitian.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB 4 Pembahasan.pdf - Published Version Download (2MB) |
|
|
Text
BAB 5 Kesimpulan & Saran.pdf - Published Version Download (509kB) |
|
|
Text
Lampiran.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (3MB) | Request a copy |
|
|
Text
Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (469kB) |
Abstract
Kapal ikan beroperasi pada kondisi gelombang yang tinggi dan acak, sehingga rentan mengalami gerak oleng (rolling) berlebihan yang dapat membahayakan keselamatan awak dan efektivitas operasi penangkapan. Bilge keel merupakan perangkat peredam roll pasif yang paling umum digunakan, namun pengaruh lebar dan posisi vertikal pemasangannya terhadap karakteristik redaman roll belum banyak dikaji secara sistematis, khususnya terkait konsistensi antar-metode ekstraksi koefisien redaman. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh variasi lebar bilge keel (0,25–0,40 m) dan posisi vertikal pemasangan dari baseline (0,5–2,0 m) terhadap redaman roll kapal ikan 145 GT, serta membandingkan konsistensi dan akurasi tiga metode ekstraksi koefisien redaman: Logarithmic Decrement, Extinction Curve, dan Nonlinear Time-Domain Curve Fitting. Simulasi numerik dilakukan menggunakan ANSYS AQWA melalui 68 skenario roll decay test pada empat sudut awal (5°–20°). Ketiga metode divalidasi menggunakan data sintetis, dengan Metode Extinction Curve menunjukkan galat estimasi terkecil (0,8% untuk B1; 3,1% untuk B2) sehingga ditetapkan sebagai metode acuan utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konfigurasi bilge keel lebar 0,40 m pada posisi 2,0 m dari baseline menghasilkan redaman tertinggi (damping ratio 5,17%, meningkat dari 3,80% pada kondisi tanpa bilge keel), dengan posisi vertikal terbukti lebih berpengaruh dibandingkan lebar bilge keel akibat efek lengan momen terhadap sumbu roll. Bilge keel terbukti meningkatkan redaman terutama melalui komponen kuadratik (viscous), bukan komponen linear. Model simulasi menunjukkan konsistensi internal yang baik, dengan selisih periode resonansi RAO terhadap periode roll decay test sebesar 0,59%.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | bilge keel; ekstraksi koefisien redaman; extinction curve; kapal ikan; redaman roll nonlinear; roll decay test; ANSYS AQWA |
| Subjects: | Engineering |
| Divisions: | School of Vocation > Diploma in Ship Building |
| Depositing User: | Oktavia Perpus Vokasi |
| Date Deposited: | 29 Sep 2026 04:51 |
| Last Modified: | 29 Sep 2026 04:51 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/62122 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
