HUSNA, Afifahul (2026) STRATEGI PENGEMBANGAN OBJEK WISATA PANTAI MENGANTI KEBUMEN JAWA TENGAH DENGAN PENDEKATAN CONTINGENT VALUATION METHOD. Undergraduate thesis, UNDIP : Fakultas Ekonomika dan Bisnis.
|
Text (Cover)
1. S - Cover - 12020122120041.pdf - Published Version Download (249kB) |
|
|
Text (Abstrak (Inggris))
4. S - Abstrak (Inggris) - 12020122120041.pdf - Published Version Download (247kB) |
|
|
Text (Abstrak (Indonesia))
5. S - Abstrak (Indonesia) - 12020122120041.pdf - Published Version Download (204kB) |
|
|
Text (Daftar Isi)
6. S - Daftar Isi - 12020122120041.pdf - Published Version Download (306kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
12. S - Daftar Pustaka - 12020122120041.pdf - Published Version Download (266kB) |
|
|
Text (Fulltext PDF Bookmarks)
16. S - Fulltext PDF Bookmarks - 12020122120041.pdf Restricted to Repository staff only Download (5MB) |
Abstract
Sektor pariwisata pesisir memiliki peran strategis dalam mendorong pertum-buhan ekonomi daerah, salah satunya di Objek Wisata Pantai Menganti, Kabu-paten Kebumen, yang nilai strategisnya meningkat setelah Geopark Kebumen ditetapkan sebagai UNESCO Global Geopark pada April 2025. Peningkatan jumlah kunjungan wisatawan belum diimbangi dengan ketersediaan sarana dan prasarana yang memadai, sehingga diperlukan kajian mengenai kesediaan mem-bayar (Willingness to Pay/WTP) pengunjung atas rencana peningkatan kualitas sarana dan prasarana. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan karakteristik sosial ekonomi pengunjung, (2) mengestimasi besarnya WTP pengunjung terhadap tiga skenario peningkatan sarana dan prasarana, dan (3) mengidentifikasi skenario yang paling diminati pengunjung. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Contingent Valuation Method (CVM) melalui teknik bidding game terhadap 96 responden yang dipilih secara purposive sampling, dengan ukuran sampel ditentukan menggunakan rumus Cochran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengunjung Pantai Menganti didominasi kelompok usia muda (18-22 tahun sebesar 72,9%) dengan rata-rata biaya perjalanan Rp63.438 per kunjungan. Sebanyak 97,9% responden bersedia membayar tarif tiket masuk yang lebih tinggi, dengan Skenario 2 (tarif Rp38.000) merupakan skenario paling diminati, dipilih oleh 42,6% responden. Dugaan rataan WTP (EWTP) sebesar Rp36.660 per kunjungan menghasilkan estimasi total WTP (TWTP) sebesar Rp15,66 miliar per tahun, dengan potensi tambahan penerimaan sebesar Rp4,98 miliar per tahun dibandingkan tarif yang berlaku saat ini. Aspek aksesibilitas dan fasilitas toilet teridentifikasi sebagai prioritas utama perbaikan. Temuan ini dapat menjadi dasar bagi pengelola dan pemerintah daerah dalam menetapkan kebijakan tarif tiket masuk dan alokasi anggaran pengembangan sarana prasarana Pantai Menganti secara berkelanjutan.
Kata kunci: Willingness to Pay, Contingent Valuation Method, sarana prasarana, Pantai Menganti,
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Willingness to Pay, Contingent Valuation Method, sarana prasarana, Pantai Menganti, |
| Subjects: | Economics and Business > Economic Sciences Economics and Business |
| Divisions: | Faculty of Economics and Business > Department of Economics and Development Studies |
| Depositing User: | IESP Lib |
| Date Deposited: | 23 Sep 2026 07:08 |
| Last Modified: | 23 Sep 2026 07:08 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/61670 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
