Search for collections on Undip Repository

MANUFACTURED RISK TAMBANG BROWN CANYON: ANALISIS MAKNA DAN RESPON ATAS RISIKO PERTAMBANGAN PADA MASYARAKAT DESA BATURSARI, KECAMATAN MRANGGEN, KABUPATEN DEMAK

Rashif, Vito Ultan (2026) MANUFACTURED RISK TAMBANG BROWN CANYON: ANALISIS MAKNA DAN RESPON ATAS RISIKO PERTAMBANGAN PADA MASYARAKAT DESA BATURSARI, KECAMATAN MRANGGEN, KABUPATEN DEMAK. Undergraduate thesis, Fakultas Ilmu Budaya.

[thumbnail of SA692 Skiripsi_Vito Ultan Rashif_ 13040222140089 OK_1.pdf] Text
SA692 Skiripsi_Vito Ultan Rashif_ 13040222140089 OK_1.pdf

Download (2MB)
[thumbnail of SA692 Skiripsi_Vito Ultan Rashif_ 13040222140089 OK_2.pdf] Text
SA692 Skiripsi_Vito Ultan Rashif_ 13040222140089 OK_2.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of SA692 Skiripsi_Vito Ultan Rashif_ 13040222140089 OK_3.pdf] Text
SA692 Skiripsi_Vito Ultan Rashif_ 13040222140089 OK_3.pdf

Download (2MB)
[thumbnail of SA692 Skiripsi_Vito Ultan Rashif_ 13040222140089 OK_4.pdf] Text
SA692 Skiripsi_Vito Ultan Rashif_ 13040222140089 OK_4.pdf

Download (2MB)
[thumbnail of SA692 Skiripsi_Vito Ultan Rashif_ 13040222140089 OK.pdf] Text
SA692 Skiripsi_Vito Ultan Rashif_ 13040222140089 OK.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Aktivitas pertambangan galian C di Brown Canyon, Kota Semarang, memunculkan
dampak ekologis dan sosial yang menyebar melampaui batas administratif wilayah.
Dampak nyata berupa paparan debu, kebisingan lalu lintas truk, dan kerusakan jalan
dirasakan langsung oleh masyarakat Desa Batursari, Kabupaten Demak. Penelitian ini
bertujuan mengkaji secara mendalam bagaimana masyarakat Desa Batursari memaknai
dan merespons risiko aktivitas pertambangan tersebut dalam rutinitas kehidupan
sehari-hari. Analisis kajian ini dilakukan berlandaskan teori masyarakat risiko dari
Ulrich Beck, dengan fokus pada konsep manufactured risk yang diakibatkan oleh
proses industrialisasi. Penelitian kualitatif ini menggunakan desain etnografi dan
pendekatan life history. Lokasi penelitian difokuskan pada wilayah RT 05 Desa
Batursari dengan melibatkan enam informan yang dipilih melalui teknik purposive
sampling. Pengumpulan data primer menggunakan wawancara mendalam dan
observasi lapangan. Seluruh data dianalisis menggunakan model interaktif dari Miles,
Huberman, dan Saldaña yang meliputi tahapan kondensasi data, penyajian data, serta
penarikan dan verifikasi simpulan. Hasil penelitian membuktikan bahwa wujud risiko
kesehatan, keselamatan, dan lingkungan dimaknai secara beragam oleh warga
berdasarkan kondisi material, posisi sosial-ekonomi terhadap tambang, serta praktik
keseharian mereka. Fenomena paradoks risiko juga ditemukan, di mana kesadaran
bahaya tidak melibatkan perlindungan proporsional akibat motivasi ekonomi dan
ketiadaan peran pemerintah. Warga berupaya mengelola risiko ini secara individu
lewat adaptasi tata ruang, waktu, dan proteksi mandiri, serta secara kolektif melalui
inisiatif iuran penyiraman jalan dan aturan pembatasan operasional truk. Simpulan
kajian ini menegaskan bahwa warga terdampak bukanlah penerima risiko yang pasif
karena mereka senantiasa merespons dan beradaptasi terhadap lingkungannya. Akan
tetapi, tindakan transformatif mereka terus terhambat oleh batasan struktural seperti
ketidakhadiran lembaga negara, fragmentasi kepentingan sosial, minimnya
pengetahuan medis, dan normalisasi risiko secara lintas generasi.
Kata kunci: Masyarakat Risiko, Manufactured Risk, Pertambangan, Brown Canyon,
Desa Batursari.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Masyarakat Risiko, Manufactured Risk, Pertambangan, Brown Canyon, Desa Batursari.
Subjects: Humanities
Divisions: Faculty of Humanities > Department of Social Anthroplogy
Depositing User: Mr Dwi Widaryanto FIB
Date Deposited: 17 Sep 2026 06:12
Last Modified: 17 Sep 2026 06:12
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/61336

Actions (login required)

View Item View Item