Search for collections on Undip Repository

WATER-SENSITIVE HERITAGE STASIUN JAKARTA KOTA

JAUZAA NABIILA AZZAHRA, NI WAYAN (2026) WATER-SENSITIVE HERITAGE STASIUN JAKARTA KOTA. Undergraduate thesis, Undip.

[thumbnail of Ni Wayan Jauzaa_Cover.pdf] Text
Ni Wayan Jauzaa_Cover.pdf - Submitted Version

Download (173kB)
[thumbnail of Ni Wayan Jauzaa_Halaman Pengesahan.pdf] Text
Ni Wayan Jauzaa_Halaman Pengesahan.pdf - Submitted Version

Download (398kB)
[thumbnail of Ni Wayan Jauzaa_Abstrak.pdf] Text
Ni Wayan Jauzaa_Abstrak.pdf - Submitted Version

Download (141kB)
[thumbnail of Ni Wayan Jauzaa_Bab 1.pdf] Text
Ni Wayan Jauzaa_Bab 1.pdf - Submitted Version

Download (1MB)
[thumbnail of Ni Wayan Jauzaa_Bab 2.pdf] Text
Ni Wayan Jauzaa_Bab 2.pdf - Submitted Version

Download (1MB)
[thumbnail of Ni Wayan Jauzaa_Bab 3.pdf] Text
Ni Wayan Jauzaa_Bab 3.pdf - Submitted Version

Download (205kB)
[thumbnail of Ni Wayan Jauzaa_Daftar Pustaka.pdf] Text
Ni Wayan Jauzaa_Daftar Pustaka.pdf - Submitted Version

Download (194kB)

Abstract

Kawasan pesisir Jakarta memiliki tingkat kerentanan tinggi terhadap banjir rob yang dipengaruhi oleh kombinasi pasang air laut, curah hujan tinggi, serta fenomena penurunan muka tanah. Kondisi ini menyebabkan genangan air yang terjadi secara berulang di beberapa wilayah pesisir, termasuk kawasan Stasiun Jakarta Kota. Sebagai salah satu simpul transportasi utama sekaligus bangunan cagar budaya di kawasan Kota Tua Jakarta,
keberadaan genangan air berpotensi mengganggu operasional transportasi, menurunkan kenyamanan pengguna, serta mempercepat degradasi material bangunan bersejarah.
Permasalahan tersebut menunjukkan perlunya pendekatan perancangan yang mampu merespons kondisi lingkungan pesisir tanpa menghilangkan nilai historis bangunan. Perancangan ini bertujuan untuk merumuskan konsep Water-Sensitive Heritage pada kawasan Stasiun Jakarta Kota melalui adaptasi sistem polder dan pengelolaan drainase yang terintegrasi dengan kawasan. Pendekatan ini dilakukan untuk meningkatkan ketahanan kawasan terhadap banjir rob sekaligus mempertahankan karakter arsitektur bangunan cagar
budaya. Metode yang digunakan meliputi metode deskriptif untuk mengkaji kondisi eksisting kawasan, metode dokumentatif melalui pengumpulan data sekunder terkait sistem air dan kawasan heritage, serta metode komparatif dengan membandingkan beberapa preseden perancangan yang menerapkan sistem pengelolaan air pada kawasan rawan banjir.
Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi pengelolaan air melalui sistem polder, drainase kawasan, serta elemen infrastruktur hijau dapat menjadi strategi mitigasi genangan yang lebih adaptif terhadap kondisi pesisir. Pendekatan Water-Sensitive Heritage diharapkan mampu meningkatkan ketahanan lingkungan kawasan stasiun, menjaga keberlanjutan fungsi transportasi, serta mempertahankan nilai sejarah bangunan sebagai bagian dari identitas kawasan Kota Tua Jakarta. Kata Kunci: banjir rob, water-sensitive heritage, sistem polder, kawasan pesisir, Stasiun
Jakarta Kota.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Engineering > Architecture Engineering
Divisions: Faculty of Engineering > Department of Architecture Engineering
Depositing User: Magister Arsitektur
Date Deposited: 04 Sep 2026 08:37
Last Modified: 04 Sep 2026 08:37
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/60534

Actions (login required)

View Item View Item